Blok Lapao-pao: Obrolan di Facebook Satu

  • Sepertix +penasaranki smua tmn2 Seperjuangan yg tak dpt melihat kondisi T.Merah… Kl gt bgmn kl Sy sj yg msk Nambang n kt bagi 2 sj dng Keluarga besar Ponre Hasil, INSYA ALLAH…:)

    Selasa pukul 22:46

      • Ihwan KadirWah..ini juga salah 1 solusi..hehehe…brp dolar untuk yg mendukung bro…

        12 jam yang lalu melalui seluler
      • Annang Dua Pitulumayanmi itu 1 dolar tiap pengapalan + djadikan humas.hahahaha

        7 jam yang lalu
      • Ihwan KadirIkar kepala sekuritnya, naim bagian pengapalan…mantap……

        7 jam yang lalu
      • Annang Dua Pituwanahara vs tkbm di……..hahhahahahah luar biasa

        7 jam yang lalu
      • Ihwan Kadirnanti saya pelihara kambing untuk cera’nya pengapalan…….

        7 jam yang lalu
      • Annang Dua Pitunanti saya yang cicipi.

        7 jam yang lalu
      • Ihwan Kadiryang menolak nda usahmi di undang di……hahahaha

        7 jam yang lalu
      • Annang Dua Pituhahhahahahahhah…………..

        7 jam yang lalu
      • Ihwan Kadir Kalau Ahsin Saleh K-Link lari dari komitmen adaji Ardin Marennuyang hantam….

        7 jam yang lalu
      • Ardin MarennuAll….hahaha..coba teman2 semua bentuk forum ajak semua desa yg masuk di blok lapao pao…gunanya supaya tdk mudah di pecah bela kepentingannya oleh perusahaan…..forum inilah yg jadi fungsi kontrol dan maintenance pada perusahaan baik dampak sosial, budaya, ekonomi dan lingkungannya…sebelum, sementara dan pasca tambang…dan selalu membahsakan penolakan terhadap kerusakan akibat tambang…..god bless you all..

        6 jam yang lalu melalui seluler · 1
      • Ihwan KadirYup…ide ‘penolakan’ ini harus terus digelindingkan……

        6 jam yang lalu
      • Ardin MarennuHahhaha….g perlu pake tanda kutip kayaknya senior…hehehe

        6 jam yang lalu melalui seluler
      • Ihwan KadirHahahaha..betul2 kamu di…….

        6 jam yang lalu
      • Ikar Lampa’esuatu gagasan yg luar biasa,, ane sefakat …!!!

        6 jam yang lalu
      • Ihwan Kadir Ya…..mari-mari….bertambah lagi satu pasukan…Magapi Ardin Marennu??? Kalau semua sudah sepakat terpaksa juga saya ikut menolak (tdk pake tanda kutip)….hehehehhe

        6 jam yang lalu
      • Ardin MarennuAll…oke perlu dipikirkan nama forumnya nih hahaha….tapi rumusan kerjanya insyaAllah sy siapkan…@ikar @ihwan bantu gagaskan nama forumnya..kemudian kita sepakati dan buatkan grupnya di facebook..ajak pemikir2 dari desa lain bergabung lalu kita buat isu strategis agar perusahan tdk bisa mengadu domba dan mengakali kita…forumnya nanti kita sepakati koordinatornya siapa…inti orientasi forum ke arah pencegahan kerusakan lingkungan….insyaAllah ikar, ihwan dan teman2 semua bisa mengambil manfaat yg halal dari tambang ini….dan jgn lupa forumnya perlu di sahkan kesbanglinmas….GBU all..

        6 jam yang lalu melalui seluler
      • Abdul Rahmandari awalnya tidak ada alasan yang membuat kita untuk setujuh…..setatus quo yang didengunkan bukanlah pilihan tapi adalah jembatan untuk trus menyudutkan pendduduk…….tidak adalasan ekonomi untuk ikut setujuh

        5 jam yang lalu
      • Ihwan KadirNama Forumnya KOMAPO Koalisi masyarakat Blok Lapaopao..Bgmn?

        5 jam yang lalu
      • Abdul Rahmanwahhh.serius banget kaya’nya ini

        5 jam yang lalu
      • Ihwan Kadir iya, sebelum terlambat……

        5 jam yang lalu
      • Ardin MarennuAbdul Rahman….sekali kita menyatakan setuju saat itu juga pikiran kita berhenti bekerja dan menunggu berkah dari tambang…..selama kita masih terus menolak, selama itu pula pikiran kita bekerja utk terus memproteksi tanah kita dari kerusakan dan menjaga masyarakat kita agar tdk dicurangi….

        5 jam yang lalu
      • Ardin Marennuabdul rahman…..utk itu apa yg bisa menjadi pilar pertahanan masy terhadap kesewenang-wenangan pengusaha terhadap masy kalau bukan persatuan…..lewat forum penolakan terhadap kerusakan dan pendampingan terhadap masyrakat bisa dgn mudah terwujud…@ihwan…..KOMAPO boleh juga, kalau saya punya usul “koalasi anti kerusakan dan ketidakadilan tambang” bagusnya disingkat apa yah?? hahaha

        4 jam yang lalu
      • Ardin Marennukeseriusan bekerja adalah wujud kepedulian…

        4 jam yang lalu
      • Ihwan KadirArdi: KAKAKTA…HEHEHHE

        4 jam yang lalu
      • Ardin MarennuKOMRAT : KOALISI MASYARAKAT ANTI KERUSAKAN DAN KETIDAKADILAN TAMBANG…

        4 jam yang lalu
      • Ikar Lampa’eplease wait kanda ‘ ketidak adilan’ disini bs dikit di paparkan tidak ?

        4 jam yang lalu
      • Ardin Marennuketidakadilan artinya : ketidakadilan tambang terhadap hak masyarakat, hak daerah dan pemerintah, hak pembangunan, hak untuk mendapatkan jalan yg bagus, hak utk pemberdayaan masyarakat dan hak yg semestinya diterima oleh masyrakat, hak utk menghirup udara segar, dll…..manakala perusahaan melanggar hak masyarakat serta tdk melaksanakan kewajibannya….berarti disitulah bentuk ketidak adilannya…

        4 jam yang lalu
      • Ikar Lampa’eterus untk mnyiasati maslah polusi ini bgmn kanda?? sy rasa ini sudah tidak mungkin…

        4 jam yang lalu
      • Ardin Marennupolusi debu, polusi suara, dll…..bisa disiasati dengan cara menyiram jalan setiap beberapa waktu oleh perusahaan…sedang polusi suara bisa diatasi dengan tdk membolehkan jalan loading tambang dekat dengan perkampungan atau pembatasan jam loading kendaraan pada jam2 tertentu….yg harus diingat juga akan kerusakan jalan….melalui forum/koalisi ini saya yakin bisa terjembatani dinda…

        5 jam yang lalu
      • Ikar Lampa’ekalo masalah jalan kita katanya kanda alat berat tidak beroperasi, terus jarak penggarapan jauh dari pemukiman…

        5 jam yang lalu
      • Ardin Marennu‎1. utk mengangkut alat berat (excavator, dozer, bomag, dll) ke tambang pastinya lewat jalan utama…2. jalan-jalan pemukiman akan di lalui setiap hari oleh kendaraan enam roda atau sepuluh roda..dikarenakan pemilik unit pasti tinggal di perkampungan….3.kendaraan pengangkut BBM yg memuat ribuan ton pasti akan keluar masuk ke pemukiman utk menyuplay bahan bakar 6 dan 10 roda…ini akan berlangsung terus-menerus selama tambang beroperasi….setahun atau dua tahun jalan akan rusak…

        4 jam yang lalu
      • Abdul Rahmanboleh tu

        4 jam yang lalu
      • Ihwan Kadiryup..bgm kalau nama forumnya: KATAKATA. Kepanjangannya tetap seperti diatas. Hari ini kita lantik bung ikar jadi sekjen. Bgm, setuju?

        4 jam yang lalu melalui seluler
      • Abdul Rahmansetuju.ikut aja.assala ikarji

        4 jam yang lalu
      • Ardin Marennujempol…

        2 jam yang lalu
      • Syukur Alhamdulillah Yeachhsetuju sekali klw petta ikar sekjenx,,,

        sekitar sejam yang lalu
      • Ikar Lampa’emsh banyak kanda2 yg bisa,, hahaha

        52 menit yang lalu
  • kapan kira2 kawan2 yang diforum ini ada kesempatan pulang kampung?kmudian kita buka forum dalam bentuk seminar…………biar ideologi kawan2 dengan muda didengar

    4 jam yang lalu

  • boleh masing-masing memiliki alibi dan pendapat ..ini zaman demokrasi, tp harus di ingat jgn smpe kita slah mengambil langkah, jgn kita termakan dgn adanya keperluan politik dsini jgn smpe kita semua cm menjadi kuda pacuan…sy sendiri belum tau kondisi sbenarnya di lapangan tp sy dapat info 95% masrakat pro akan tambang termasuk tokoh2 masyrakat dan termasuk sy..intinya kita jgn gegabah dlm berkesimpulan karena menarik kesimpulan itu sperti menarik celana preman pasar penuh resiko..

    4 jam yang lalu

      • Ardin Marennusaya rasa utk menarik kesimpulan tdk perlu menarik celana preman pasar…..dengarkan kata hati lalu ambil keputusan…

        4 jam yang lalu
  • ketika berbicara masalah ponre tentu tdk terlepas langgomali dan samaenre itu bagian dr ponre tentux,,,tentu hal mendasar hrs lebih diperhatikan.

    6 jam yang lalu

      • Ihwan KadirBetul sekali itu..

        4 jam yang lalu
      • Ardin Marennusiapa suruh minta pecah bendera………hahahaha..

        4 jam yang lalu
  • bahan pemikiran ??? sayur kangkung dipasar lebih mahal dibaningkan dipasar,,,,padahal sama tonjiiii,,,kangkung,,,,tentu ada yg berbeda dgnx,,,ketika nilai jual harus baik & tinggi tentu harus ada….??/??????

    5 jam yang lalu

  • tambang berkah atau bencana?????????????????????hahahahahaha

    Selasa pukul 21:52

      • Ikar Lampa’eTergantung MOU hahahaha

        Selasa pukul 22:04
      • Ardin Marennu‎@annang….Tambang bukanlah bencana dinda…..pengelolaannya yg sering menimbulkan bencana…krn laju dampaknya sdh pasti tak mampu dibendung oleh pengelola…..@ikar…MOU bukan jaminan terhadap dampaknya dinda….MOU yg dibuat justru jadi senjata bagi pengelola utk menekan masyarakat tempatan….kontrol atas kepentingan masyarakat tempatan lebih kuat posisinya utk mengurangi dampak negatif yg ditimbulkan serta menjamin dampak positifnya…..salah satu bentuk kontrol sebelum pengelolaan tambang dimulai adalah mewacanakan penolakan terhadap tambang….goalnya adalh mengakomodir kepentingan masyrakat tempatan…..

        Selasa pukul 23:56 · 1
      • Annang Dua Pituberarti mining itu berkah kanda………….hehehe

        6 jam yang lalu
      • Annang Dua Pituberarti mining itu berkah kanda………….hehehe

        6 jam yang lalu
      • Ardin Marennuberkah membawa bencana….

        5 jam yang lalu
      • Abdul Rahmansetujuh dengan saudara > Ardin Marennu……

        5 jam yang lalu
  • Untuk semua, ada 1 hal yg perlu terus diingat: Sejarah nenek moyang ponrewaru adalah sejarah para pejuang. Ponrewaru tak pernah ada kalau alasannya hanya faktor ekonomis. Fakta ini seharusnya selalu menjadi pijakan dalam sikap ke-ponrewaru-an kita semua. Selamat bertukar fikiran !!
      • Ardin MarennuSemangat dan sikap ke-ponrewaru-an kita akan terkikis sedikit demi sedikit krn globalisasi dan modernisasi…..faktor ekonomi adalah jembatannya….di daerah kajang kab. Bulukumba nilai2 ke-kajang-an mrk mash terjaga, kok bisa? Jawabannya krn tdk membiarkan globalisasi dan mdernisasi menyentuh mrk tapi akibatnya taraf kehidupan ekonomi mrk seakan2 mash berada di jaman ponre tahun 2…..tapi mereka masih bisa punya kebanggaan…sejarah itulah yg patut anak cucu mrk ingat dan rasakan…..sementara kita di desa tercinta tolowe ponre waru hanya bisa mengingat tapi tak bisa merasakan semangat juang nenek dan kakek kita…..karena tinggal sejarah….ironis…

        7 jam yang lalu melalui seluler
      • Ihwan KadirBudaya Kajang terus terjaga karena mereka memproteksi diri dari dunia luar (sekolah)…Sekolah adalah pembodohan??

        7 jam yang lalu
      • Ikar Lampa’esekolah cuma buat gengsi dan ijazah,, hahahhah

        6 jam yang lalu
      • Syukur Alhamdulillah Yeachhnda apa2 gengsi saudara,,,asalkan ijazahx emas,,,,heeeee

        6 jam yang lalu · 1
      • Syukur Alhamdulillah Yeachhdimana posisi inikah,,,,kapan ketemu nechhh,,,,maw gk ikut mancing hr sabtu seru ,,,,,habis,,

        6 jam yang lalu
      • Ikar Lampa’esemoga emasnya 24 karat braii beratnya 100 kg.. hahhaha

        6 jam yang lalu
      • Syukur Alhamdulillah Yeachhmaw gk ikut mancing hr sabtu saudara,,,,

        6 jam yang lalu
      • Ikar Lampa’edmn?

        6 jam yang lalu
      • Syukur Alhamdulillah Yeachhdidaerah maros,,,seru kawan ,,,ikanx jg mantep2

        6 jam yang lalu
      • Ikar Lampa’eempangnya istri ini?? hahah

        6 jam yang lalu
      • Syukur Alhamdulillah Yeachhbukan ? khusus tempat mancing nanti yg didapat br ditimbng/bayar per kilo…..Ikan NILA mantap…..

        6 jam yang lalu
  • mari kita perlihatkan bendera kita supaya jelas warnax jangan abu2….nantix z yakin lebih bisa melihat yg the best kedepan.

    6 jam yang lalu

  • pro kontra hal biasa… tambang itu slah satu yg membesarkan negara tapi jg memberi dampak pada lingkungan,, tp itu tidak bisa terhindarkan,berfikir untuk pengembangan jempol besar,berfikir untuk mencegah pengembangan lantaran 1 alasan ( dampak lingkungan) jg jempol besar , tp sekiranya tanah merah ponre tidak di serahkan kiranya untu di apakan?? mau jadi pajangan?? dampak negatif kita bs minimalisirkan dengan dgn ketentuan perjanjian yg baik..

    22 jam yang lalu

    • Febrian Akbar menyukai ini.
      • AminuddinElbuqizy OwneOfrumahsehat BekamelbuqizyMEMINIMALISIR DAMPAK TAMBANG DENGAN PERJANJIAN SEBAIK APAPUN ITU TIDAK AKAN PERNAH MENGURANGI DAMPAK NEGATIFNYA.. SEBAB DAMPAK YANG DITIMBULKAN OLEH TAMBANG ADALAH HAL YANG PASTI TERJADI terhadap LINGKUNGAN HIDUP SEKITARNYA…. namun untuk meminimalisir KONSIKWENSI YANG DIRASAKAN OLEH MASYARAKAT DARI SEGI KESEHATAN DAN PENDIDIKAN MUNGKIN SAJA DAPAT DIBERIKAN…NAMUN UNTUK LINGKUNGAN ITU MUSTAHIL…LINGKUNGAN PASTI AKAN HANCUR BERANTAKAN….

        20 jam yang lalu
      • Ikar Lampa’eitu sudah resiko deng..sy rasa dampak yg sangat di takutkan tidak seprti yg kita byangkan, toh jarak pertambangan relatif jauh dari pemukiman.. tidak ada habisnya untuk dampak dan nilai positif yg di hasilkan untuk di bhas krn semua sling ketergantungan,, mari kita liat komitneb sj antara yg pro dan yg kontra sejauh mn bisa berkomitmen,, jgn smp bentar2 berbalik melas sy orang pertama yg ngetawain

        20 jam yang lalu
      • AminuddinElbuqizy OwneOfrumahsehat BekamelbuqizySuda pasti ini kembali kepada mreka dilapangan…kita tidak bisa berbuat lebih selain hanya berkomentar lepas di dunia maya ini… sedangkan TKP tambang ada di dunia nyata sana yang diperankan oleh mereka2 yang berkompeten dan berkepentingan…. yang jelas ingatlah selalu ayat “telah nyata kerusakan di darat dan laut akibat perbuatan tangan manusia itu sendiri”….!

        19 jam yang lalu
      • Ikar Lampa’ekerusakan bila prosedur tidak dilakukan dengan benar dan sewajarnya kali deng.. alam diciptakan untuk dikelola..

        19 jam yang lalu
      • Ardin Marennu‎@ikar @aminuddin….dinda semua….penolakan terhadap tambang bukan berarti menghentikan rancana dan kegiatan pertambangan….menolak tambang artinya melakukan fungsi kontrol dari awal sejak tambang blm beroperasi dan saat sdh beroperasi….bahasa penolakan adalah bahasa keperihatinan akan dampak yg walaupun bisa diminimalisir tetap saja dampaknya akan sangat luar biasa….juga bukan berarti kita lupa diri akan manfaat yg akan kita dapat…krn dgn adanya tambang di blok lapao pao sdh pasti akan merubah struktur sosial dan budaya serta ekonomi masyrakat tempatan….kalau ikar mau membahsakan penolakan terhadap tambang berarti ikar sdh melakukan kontrol dari awal, selanjutnya ikar bolah ambil manfaat dari tambang sambil terus melakukan fungsi kontrol….pertanyaannya, kenapa hrs memakai bahsa penolakan?…krn bahasa penolakan mempunyai nilai tawar yg sangat tinggi terhadap kepentingan ikar dan masyarakat di blok lapao pao dan jg merupakan pengingat kpd pihak tambang bahwa komitmen yg sdh di sepakati dari awal sejak blm berdiri hrs dijalankan…utk itu hars terus ada bahasa penolakan terhadap tambang…kongkritnya tolak mudharatnya ambil manfaatnya….itu yg dimaksud dgn penolakan….

        9 jam yang lalu melalui seluler · 1
      • Ikar Lampa’e‎@ kanda ardi : heheh sy fikir sebleumnya kita anaknya om kahar tp sy salah.. hahah jd sy ngoceh2 seolah seumuran.. jd sy minta maaf sebelumnya kanda dikit kurang sopan.. klo bahasa penolakan berarti kit menginginkan nilai jual yg tinggi sy setuju sj kanda , sy intinya mau masyarakat ponre makmur, sy ingin melihat ponre maju mulai dr segi infra struktur, ekonomi ,pola fikir dn semua yg berdampak positif…

        8 jam yang lalu
      • Ardin Marennu‎@ikar….hahaha g apa2, justru dgn mengira kita seumuran, ikar leluasa menuangkan isi fikirannya…betul sekali, penolakan yg kuat dari awal adalah kontrol maksimal yg bisa kita lakukan…selanjutnya tinggal kita jaga kontrol itu dgn terus membahsakan penolakan…..kalau ada keinginan ikar utk memajukan masy ponre itu sangat luar biasa…anak muda memang hrs begitu…. Dan jgn lupa utk memakmurkan masy ponre tdk cukup kalau cuma dgn 1 tambang…..tp kalau utk menghancurkan tatanan kehidupan, satu tambang sj sdh sangat banyak…ambil positifnya…dan bahasakan penolakan terhadap tambang adalah antisipasi terhadap hal negatifnya…sy yakin ikar bisa mensinkronkan kedua2 nya…

        8 jam yang lalu melalui seluler
      • Ardin Marennu‎@aminuddin….sifat manusia itu suka merusak lalu memperbaiki kembali krn di situlah peluang ekonominya…kalau aminuddin tdk setuju dgn tambang berarti aminuddin tdk setuju dgn kerusakan yg pasti ditimbulkan…kerusakan itulah yg kita tolak bersama2….utk itu penolakan thdp tambang mutlak dilakukan….

        8 jam yang lalu melalui seluler
      • Ikar Lampa’edemi kemaslahatan ponre waru khususnya sy rasa semua rekan2 menginginkan kanda.. dan khususnya pertambngan itu dampaknya gak bs terelakkan cm tergantung dari olah fikir2 rekan2 semua kanda bgmn cara meminimalisir, mungkin dgn MOU yg sedikit pro rakyat, mungkin tentang penghijaun kembali.. pengkuan kepemilikan lahan oleh PT, konpensasi kepada msyarakat juga mungkin kanda..

        8 jam yang lalu
      • Ihwan KadirHihahahha…hidup para penolak…..

        8 jam yang lalu
      • Ikar Lampa’epenolak gak juga sih om hahah..hanya mencoba mnegmabilkan figur nenek moyang yg mayoritas sebagai pejuang jd gak papa sedikit berjuang buat ponre waru,, heu,,heu,,heu

        7 jam yang lalu
      • Ardin Marennu‎@ikar….kalau utk memanfaatkan peluang sy yakin ikar tinggal tg wkt…tapi kalau utk mengantisipasi dampaknya apa yg sdh kita lakukan?….penghijauan, MOU, pengakuan lahan, kompensasi…sy yakin pasti ada dan perusahaan pasti akan menjanjikan itu….tp itu sifatnya menunggu…..saat ini apa yg sdh ikar, senior ihwan, dan teman2 termasuk saya lakukan utk control and maintenance sblm, sesudh dan setelah tambang ? Itu yg memang kadang tdk dipikirkan krn tdk menghasilkan nilai ekonomi….kita harus aktif terhadap pengaruh positif (manfaat) dan negatifnya (kerusakan lingkungan, sosial dan budaya)….nilai positifnya masih harus diperjuangkan sementara pengaruh negatifnya sdh pasti datang tanpa hrs diperjuangkan……..kira2″datang tak dijemput pulang tak diantar” hahha jelangkung kali yh (sorry…..joke only)

        7 jam yang lalu melalui seluler
      • Ikar Lampa’emungkin untuk positfi negativenya datang berbarengan kanda,cm tugas sebagai putra daerah perlu memantau dan memikirkan cara bgmn meminimalisir dampak negativenya, untuk ini sy mungkin butuh masukan yg pasti….

        7 jam yang lalu
      • Ihwan KadirIkar : segera bentuk pasukan penjaga debu dan lumpur……..hehehe..

        7 jam yang lalu
      • Ikar Lampa’esiapkan vacum cleaner raksasa…. hahahah

        7 jam yang lalu
      • Ihwan KadirIkar: Tapi tdk usah khawatir dengan debu karena angin ditanah merah cukup kencang…..debunya langsung ke langgomali dan lalonggopi…..

        6 jam yang lalu · 1
      • Ikar Lampa’ehahahhah lalonggopi manrasai pabbalu’ tua’ e… hahha

        6 jam yang lalu
      • Ihwan KadirWkwkwkwkw..detonahagaga naruntu konpensasi kasi’……..

        6 jam yang lalu
      • Ikar Lampa’ehahahhahahahaahh

        6 jam yang lalu
      • Ardin Marennu Hahaha…..@ikar..@ihwan segera bentuk forum lalu kita rumuskan semuanya…sy siap bantu dan teman2 lsm lingkungan di sini jg siap kasi masukan….ini perlu kerja keras.
        …tapi hasilnya insyaallah bisa sedikit memproteksi kita dari kerusakan lingkungan yg kita takutkan dan dampak positifnya sdh pasti mengikut….

        6 jam yang lalu melalui seluler
  • Mohon dibaca sampai tuntas…..saya mau tau.. Teman2 mana yg setuju dan yg tdk setuju dgn tambang yg akan masuk ke desa kita??…sy pribadi tdk tdk tdk setuju 999 persen…apapun alasannya…ketahui lah bahwasanya sda yg kita miliki akan jadi kutukan bagi kita…yg menikmati hasilnya hanyalah pemilik tambang saja…1, 5, 10, 100 tahun lagi ponre akan menjadi neraka bagi kita manakala kita mengijinkan tambang menyentuh tanah kita…kasihan anak cucu kita…..cukuplah kalimantan yg sdh merasakan asap neraka …sy yakin yg pro tambang pasti sdh membayangkan kepentingan apa yg bisa dia dapat…sementara dia tdk sadar dibalik kepentingannya dia tdk tahu kalau dia sdh mengorbankan saudara2nya bahkan anak cucunya….katakan tidak pada tambang….
    • 4 orang menyukai ini.
      • Ihwan KadirAyoooooo anak muda…tentukan sikapmu: Setuju atau tidak??? Gitu aja takut……

        Selasa pukul 2:57
      • Febrian AkbarJika prtmbngan Ini mmg mnsjthterkn msyrkt knp tdk tp jka hax sglintir org Y sjhtera qt hrus mnoLak,

        Selasa pukul 3:28
      • Ikar Lampa’ebetull… takut kamma anak cucu menderita.. ini tdk separah yg difikirkan,, smua udah di dasarkan pematangan ahli broo,,, bukan fikri2 ala calon sarjan hahhaha

        Selasa pukul 3:33
      • Ihwan KadirIkar: Dan lebih tidak seindah yang difikirkan……….

        Selasa pukul 3:36
      • Ikar Lampa’esegala hal om ada baek jeleknya,, tp menurut fikir2 sy sambil moppang ini baeknya lebih bnyka drpd jeleknya,, jeleknya cm berkisar pada lingkungan..baekya bs berdampak dari taraf soisial, ekonomi ..

        Selasa pukul 3:39
      • Ihwan KadirIkar Lampa’e, Coba paparkan alasan2 logis untuk menerima tambang….selain soal ekonomi !!

        Selasa pukul 3:45
      • Ikar Lampa’emungkin pola berfikir masyarakat bisa lebih berkembang lagi om.. bisa melakukan perencanaan soal pendidikan ke anaknya yg lebih tinggi mungkin karena sdikit di bantu dgn gaji misalnya.. 50% aja masyarakat berfikri demikan ponre kedepannya bisa bangkit om, gak cuma sekedar menjad desa biasa

        Selasa pukul 3:49
      • Ihwan KadirBagaimana kalau sejak bayi anak-anak kita tak lagi bisa menghirup udara segar, tanaman2 tak lagi bisa tumbuh subur, dst….apakah dengan konpensasi yang tidak sebarapa itu, atau dengan bekerja ditambang ada jaminan lebih sejahtera? bagaimana dgn kebun2, sawah2 yang tak bisa lagi dikelola dgn baik, lebih menguntungkan manakah kalau masyarakat kita kembali mengolah tanahnya dngan benar berdasarkanmetode (alternativ) baru? bisakah kita menjaga anak2 kita dari erosi lumpur budaya, kriminalitas, dst………???

        Selasa pukul 4:08
      • Ikar Lampa’esy rasa dampak yg di takutkan sebagian itu terlalu berlebihan,, debulah, airlah, lingkunganlah.. toh area pengerokan berada dalam jarak yg cukup kondusif, ponre waru yg hutannya mencapai 80% sy rasa bisa menetralisir dampak polusi, air jg kita gak ngambil dr tanah merah kan? kalo kembali ngelolah dgn alternatif baru bisa aja sih om lebih baik, klo kriminalitas tergantung dari kita, kt mampu menjaga agar tetap kondusif tidak

        Selasa pukul 4:14
      • Ihwan KadirSoal lingkungan,gambaran rillnya bisa dilihat dipomalaa, sukakah kamu dengan pomalaa, wahai anak muda??

        Selasa pukul 4:30
      • Ikar Lampa’epomalaa secara objek beda om,, kita cuma pertambngan, jarak yg cukup kondusif pula dari pemukiman.. alat berat dengar2 gak lewat jalan raya.. alat transportasi pengangkutnya jg dengar2 lewat laut..

        Selasa pukul 4:33
      • Mulla Itu Insan Hurmantap ikar…!!!!!

        Selasa pukul 4:34
      • Ihwan KadirDalam UU No.4 tentang Minerba diatur bahwa sarana umum seperti jalan raya boleh digunakan oleh pengusaha tambang. Jadi tidak ada jaminan untuk itu…

        Selasa pukul 4:36
      • Ikar Lampa’ekalo untuk alat berat kondisi jalan kita sempit om… yaah kecuali klo maksa hrus ada pembicraan lagi dong,

        Selasa pukul 4:38
      • Ardin Marennu‎@ikar….hahhaha…pola fikirnya terlalu sederhana….jgn menganggap enteng dampak lingkungan yg akan di timbulkan…jgn sesederhana itu cara berpikirnya…sy hidup di daerah tambang dikelilingi ratusan kuasa pertambangan…tapi kenyataannya masyarakatnya jauh dari kategori cukup apalagi sejahtera….ikar pasti membayangkan hasil yg luar biasa dari usaha pertambangan…tapi sebenarnya itu hanya iming2…ikar boleh ambil contoh dari pertambangan di pomalaa apakah masyarakatnya senang dgn tambang???….yg jawab senang pastilah pekerjanya yg rata2 berasal dari luar sementara masyarakat tempatan cuma kebagian jadi sopir, sekurity, atau pekerja kasar lainnya….kesejahteraan apa yg bisa didapat selain pemilik lahan dan pemerintah setempat??? Seandainya kutai kartanegara bisa mensejahterakan rakyatnya maka kutai kartanegara bukanlah daerah dgn angka kemiskinan terbanyak di kaltim…ikar sebelum tentukan sikap tdk ada salahnya cari informasi tentang dampak positif dan negatif dari pertambangan…

        Selasa pukul 4:40 melalui seluler
      • Ikar Lampa’eponre bukan ratusan tambang,, cm 1.. pomalaa ada yg kontara lantaran taraf profesi yg tadak memuaskan.. lah wong mau gmn , prosedur perusahaan itu emang make yg berilmu buat di line depan, kutai kerta negara beda dengan ponre waru,, ponre waru di prioritaskan anak lokal sebagai tenaga kerja, veda kertanegara

        Selasa pukul 4:43
      • Ardin MarennuHahaha….1 tambang aja mampu menghancurkan tatanan hidup masyarakat apalgi ratusan…..

        Selasa pukul 4:50 melalui seluler
      • Ikar Lampa’elah yang bilang ratusan tahun untuk pengelolaan ponre sopo toh cah bagus???? tidak usah terlalu mengagung-agungkan proporsi berlebihan.. mari berfikir secara rasional real yg nampak pada objek yg di tuju,

        Selasa pukul 4:52
      • Muchtar Mnaimall kala dampak neraka dikalimantan saya rasa tidak karena uda lama dikalimtan n belum yang menjadi nerakanya lokasi tambangnya ,,disekitarnya itu banguna bagus kok n salasatu kotanya mendapat adipura kebersihan lagi

        Selasa pukul 4:55 · 1
      • Ikar Lampa’ebeda sm kertanegara dong mas naim.. hahah

        Selasa pukul 4:56
      • Ardin MarennuHahaha….1 tambang aja mampu menghancurkan tatanan hidup masyarakat apalgi ratusan tambang…….ratusan tambang aja g mampu mensejahterakan rakyat apalagi kalau cuma 1 tambang….

        Selasa pukul 4:57 melalui seluler
      • Ikar Lampa’ecukup masyarakat ponre sj yg sejahtera insya allah yakko’ polei pammasena

        Selasa pukul 4:59
      • Ardin Marennu‎@Muchtar naim….yg dapat adipura kebersihan adalah kota balikpapan….di balikpapan tdk ada tambang batu bara yg sifatnya mengupas tanah….

        Selasa pukul 4:59 melalui seluler
      • Muchtar MnaimArdin Marennubalikpapan juga kan kalimantan sobat,,,

        Selasa pukul 5:01
      • RicHa MuLyana dpan rumahku kenna’ jg kah??
        aja’na kasi’na apa mangatta diakka’ to tu bolaku

        Selasa pukul 5:09
      • Ihwan Kadirwah…inimi yang disuka ikar kalau ada halus2 ikut komen..hehehe

        Selasa pukul 5:11
      • Ikar Lampa’ehahahhahah tetangga om,,,, hahhahah

        Selasa pukul 5:12
      • Mulla Itu Insan Hurpale napoji kale ni itu ikar daeng, klw bgitu mi….!!!!!!! ikar kopi rong…!!!!!!

        Selasa pukul 5:14
      • Ardin Marennu‎@muchtar naim…..iya bpp jg kalimantan…tapi tdk ada tambang di bpp………

        Selasa pukul 5:15
      • Muchtar Mnaim balikpapan sebelah utara sampai km 24 di km 35 dan km 39 ada tambang
        balikpapan sebelah selatan sekitar beberapa kilo tembusan km 35 dan km 39 ada tambang ya cuma jaraknya beberapa kilo n bahkan bagian dalam balikpapan uda dikerjakan itu bagian barat

        Selasa pukul 5:21
      • Ardin Marennuhahaha….itu masuk kukar…..

        Selasa pukul 5:22
      • Ikar Lampa’emulla: beta ada di warkop ini minum kopi,, 3 kacani

        Selasa pukul 5:23
      • Mulla Itu Insan Hurpannu lisu…????

        Selasa pukul 5:26
      • Muchtar MnaimArdin Marennucobaki pale periksai lokasina ” kukar itu ber dekatan dengan balikpapan ,,, seperti kalau kita bilangg sitampe dare ne salona perbatasan jadi bisa batubaranya diambil dikukar / balikpapan

        Selasa pukul 5:27
      • Ikar Lampa’edena’pa dolo’,, nappai denro’ selesai finalki… tggla 5 kapang, sukses proyek pengadaan ini?

        Selasa pukul 5:28
      • Mulla Itu Insan Hurkembalikan ke moderator ini diskusinya,…!!!! kurang komsumsi….!!! heheheheheehh

        Selasa pukul 5:28
      • Muchtar Mnaimpaccoekka

        Selasa pukul 5:30
      • Athy Mar’atun Nafi’ahsiapa yang setuju ayoooooooooo angkat tangan tauwwa, yang tidak setuju angkat kaki sekarang juga hahaiyyyy^_^ I’M INTERESTED ON IKAR’S IDEA lebih baik berpikir sederhana daripada berpikir rumit kanda Ardin Marennu krn konon berdasarkan referensi n pengalamanku bahwa PIKIRAN bisa menentukan arah kita makanya kita selalu dituntut untuk berpikir POSITIVE……………(YANG MENOLAK ARTINYA PESIMIS/SELALU BERPIKIR NEGATIVE)

        Selasa pukul 5:41 · 2
      • Ardin Marennu‎@athy….hahaha…salah satu dampak nyata tambang adalah membuat masrakat tempatan berpikiran pintas, terlena, tdk mau susah, membayangkan hidup nyaman dlm waktu singkat, dan tdk perlu susah2 cari kerja……mengerti akan bahaya nya tambang bukan berarti berpikiran negatif….

        Selasa pukul 5:48
      • Chano Xan Ambonex bumi nich smakin tua jadi SDA itu muncul dgn seketika di nusantara, jd bruntunglah daerah2 yg lokasix mnghasilkan SDA sbb bnyak daerah2 yg diberi keuntungan dgn hasil tambang & banyak pula yg dirugikan. Trgantung siapa yg mngolahx???…. & bgmn hasil kontrakx dgn infestor yg mngolahx???….
        Soal tanah merah yg lokasix di desa ponre yg sediax dibuat tambang menurutku sbgai org yg jauh dr lokasi tp prnah melihat lahanx, sah2 aja dibuat tambang slma yg mengolah/pekerjax dipakai dr orang2 yg brt4 tinggal dekat dr tambang trsbut sbgai jaminan menambah lapangan kerja baru buat masyarakat s’t4, tp bila infestor luar yg masuk dgn kontrakan perlu di fahami maksud2x, apkah mampu mmberdayakan masyarakat s’t4 apkah cuma mncari keuntungan & tdk memikirkn dampak negatif dr tambang trsebut yg merusak alam & jg kesehatan msyarakat s’t4. Klw didaerahku maluku tambang mas pengolaanx masih mmberdayakan masyarakat s’t4 yg mengolahx & sebagian masyarakat pendatang yg mncoba mncari rezeki dgn keahlianx dlm mendulang. tp tidak semua pendatang boleh masuk misal pendulang dr manado mereka ditolak krn cara kerjax yg selalu merusak alam dgn galianx yg kita kenal dgn lorong tikus sbb dpt mngakibatkan longsor. Skrg daerahx yg kita kenal dgn kota namlea udah mulai ramai. pemerintahan daerah namlea & masyarakat s’t4 mendapat keuntungan dr tambang mas trsebut. Mudah2an di desa ponre yg kita cintai bgtu juga, klw benar akan dibuka tambang.

        Selasa pukul 6:49 melalui seluler · 1
      • Ihwan Kadirjadi salah satu dampak positivx blok lapaopao kita jadi diskusi2an soal tambang..wawasan kita bertambah jadi jgn langsung berasumsi negativ jika ada masukan dari org yg tdk seide dgn kita..ambil positivnya buang negativnya..gampangkan? Yg susah itu membuang sisi negativ tambang..meman tdk sesederhana yg kita fikirkan, nanda2..sy sgt faham bhw kita semua sdg susah ekonominya ttp bersabarlah sedikit, mudah2an dgn adanya kemelut ini masyrkt bisa dpt konpensasi lbh dini..menunggu pabrik berdiri itu msh byk sekali kemungkinan yg bisa berubah dan blm ada satupun yg bisa menjamin..sy sdh telusuri jauh..jadi tdk usah khawatir peluang ekonomis kita..kami hanya ingin ada porsi yg adil bagi kita semua..

        Selasa pukul 7:39 melalui seluler · 2
      • Ardin MarennuSilahkan ambil manfaat…..dan tolak dampaknya…..kalau adinda semua faham dgn kata2 sy di atas sy rasa kita sejalan….menolak tambang tdk berarti menghentikan tambang, walaupun kesempatan utk menghentikan tambang di tanah kita mash ada…menolak tambang bisa berarti kontrol dari masyarakat yg tdk mau tanahnya di obok2, kemudian kita cuma kebagian kulit dan sisanya…kulitnya yg kita makan dan sisanya jadi racun buat kita…sementara pengusaha memakan semua isi tanah kita….

        Selasa pukul 19:09 melalui seluler
      • Ardin MarennuSilahkan ambil manfaat…..dan tolak dampaknya…..kalau adinda semua faham dgn kata2 sy di atas sy rasa kita sejalan….menolak tambang tdk berarti menghentikan tambang, walaupun kesempatan utk menghentikan tambang di tanah kita mash ada…menolak tambang bisa berarti kontrol dari masyarakat yg tdk mau tanahnya di obok2, kemudian kita cuma kebagian kulit dan sisanya…kulitnya yg kita makan dan sisanya jadi racun buat kita…sementara pengusaha memakan semua isi tanah kita….

        Selasa pukul 19:13 melalui seluler
      • Ahsin Saleh K-LinkSaya setuju, selama itu memberikan Mamfa’at kepada keluarga Besar Ponre, n biarkan anak putraDaerah yg Mengelolah, lbh bgs sy Rasa… Apa lg kl sy ada kepercayaan kt bg 2 sj maa Keluarga Besarrrrr,,, Insya Allah…:)

        Selasa pukul 21:03
      • Ihwan KadirAhsin: ah..betul berani bagi dua dengan warga?

        Selasa pukul 22:58
      • Ikar Lampa’epola fikir kita sma sederhananya,, yg beda cm alibi dan kemauan,, jgn berfikir monoton karena cm 1 alasan dampak negatif lingkungan doang..malah sy bisa katakan fikiarn sy jauh lebih kedepan karena sy mimikirkan malsah perkembngan daerah sy,,hahah

        20 jam yang lalu
  • Berbicara soal Tambang blok Lapao-pao (Ponre)… Saya fikir (sekaligus sebagai doa) masyarakat ponre semua adalah kumpulan masyarakat (keluarga Besar) yang penuh dengan anak2 muda yang berpendidikan dalam berbagai bidang… oleh karenanya setiap permasalah insya Allah akan ditemukan jalan keluar secara LOGIK dan ILMIYAH maka solusi yang ditemukan juga merupakan solusi yang THE BEST lah… nevertheless…tambang adl PELUANG dan ANCAMAN, jika PELUANG ini dimanfaatkan dan ditindak lanjuti demi kesejahteraan bersama maka untuk menghadapi konsikwensinya, STRATEGI APA YANG KITA SIAPKAN untuk menutupi dan menghalau ANCAMAN yang akan timbul yakni segala Dampak NEGATIF dari tambang tersebut… JIKA satu kata sepakat untuk MENOLAK Demi terhindar dari ANCAMAN untuk kedamaian yang sudah ada..MAKA PERSOALAN SELESAI SAMPAI DISITU. JIKA PELUANG INI DILANJUTAN MAKA PERSOALAN BAHKAN PERMASALAHAN AKAN TERUS BERLANJUT WALAU MUNGKIN TETAP MENIKMATI RACCI`RACCI`NA…!..:-) WISH ALL THE BEST FOR LOVELY PONRE…

    Kemarin jam 0:01

    • Ardin Marennu menyukai ini.
      • Ihwan Kadir betul sekalimi
        itu..menolak bisa2 saja tapi menggagalkannya nyaris mustahil. Ini sdh bagian dari kapitalisme global..disisi lain masyrkt kita mayoritas menerimanya. Solusinya yg memang harus ada kontrol yg kuat. Pertanyaannya, kekuatan apa yg kita miliki untuk melakukan kontrol (pressure)?? Salah satunya ya kita harus tetap berdampingan dgn kelompok/lembaga yg secara konsisten melakukan penolakan. Merekalah yg bisa mengawal masyrkt ketika perusahaan lari dari komitmen. Awalnya pasti alot, tapi itu jauh lbh baik ketimbang setuju begitu saja. Harus ada syarat2 yg kita sodorkan, yg kira2 bisa memberi nilai positiv secara jangka panjang. Ini asli kapitalisasi, dan sungguh ceroboh jika kita mempercayainya tanpa syarat. Semua kesepakatan harus benar2 berkonsekwensi hukum..ingat, dalam duni coklat atau gabah saja beberapg kali masyrkt tlh mengalami penipuan, bgm dgn dunia tambang. Kalau karbitan saja tlh berhasil menipu kita, bgm dgn yg kaliber? Jadi menyikapi peluang dan ancaman ini memang harus serba cermat…

        Kemarin jam 0:52 melalui seluler
      • Ardin Marennu‎1. menghentikan bisa saja bro….apalagi masih tahap eksplorasi… 2.satu kekuatan yg bisa menjadi fungsi kontrol adalah penolakan terhadap tambang…..menolak pada saat tambang sudah beroperasi pun bukan sesuatu yg basi atau terlambat…krn dgn adanya penolakan berarti kita tdk membenarkan kerusakan yg timbul…

        Kemarin jam 1:04
      • Ihwan Kadiriya sih, tapi kembali lagi pada masyarakat, seperti apa maunya..dalam hal ini, penerimaan atau penolakan masyarakat sebagai penerima langsung efek tambang, dilindungi oleh undang-undang..

        Kemarin jam 1:14 melalui seluler
      • Ardin Marennutdk ada undang2 yg mampu melindungi masyarakatnya dari kerakusan pengusaha dan penguasa….masyarakat jgn diberi pilihan, menerima atau menolak, krn akan timbul caos yg luar biasa…kaum terpelajarlah yg harus menggiring mereka…menerima ada konsekwensinya, menolakpun ada akibatnya…

        Kemarin jam 1:20
      • Ihwan Kadirkalau menerima kan konsekwensinya sdh jelas, tapi justru kalau menolak, undang2 melindunginya…

        Kemarin jam 2:11 melalui seluler
      • AminuddinElbuqizy OwneOfrumahsehat Bekamelbuqizysya fikir belum ada kata terlambat untuk sebuah PENOLAKAN… Ironis memang jika membayangkan apa yang akan terjadi setelah pertambangan ini berjalan setahun dua tahun dan seterusnya… Kalaupun harus menerima… maka persyaratan,pernyataan kesepakatan atau apalah namanya yang dibubuhi oleh janji -janji manis untuk masyarakat, maka harus berlandaskan dan dilindungi oleh hukum yang berbentuk HITAM diatas PUTIH, bermaterai..dan tanda tangan semua fihak khususnya aparat pemerintah dan jajarannya…! سبحاك ما خلقت هذا باطلا

        Kemarin jam 2:35
      • Ihwan KadirSoal penolakan, sekali lagi adlh hak dan wewenang masyrkt sebagaimana yg dilakukan olh bbrp desa lain. Tapi untk konteks ponre sepertinya berat…tapi ini msh perlu penelusuran lbh jauh..

        Kemarin jam 2:50 melalui seluler · 1
      • Ardin Marennumenolak tambang berarti menolak malapetaka dan murka Allah….

        23 jam yang lalu · 1
      • Ardin Marennu‎@ihwan…penolakan desa yang lain dikarenakan blm ada kesepakatan hitung2an fee dan bagi hasil dgn perusahaan…..tp ini tinggal tunggu wkt….ponre sendiri sdh menentukan sikap, menerima dan menyetujui nilai yg kecil….tapi pada dasarnya ke enam desa tsb sangat welcome thdp tambang…..yg menentukan sikap utk menolak tambang bisa saja datang dari luar karena kesadaran akan pentingnya lingkungan….apalagi menyangkut kampung kita sendiri….ingat sodara menjaga tanah kita dari kerusakan sama halnya menjaga ibu kita…..

        23 jam yang lalu
      • Ihwan KadirArdi : Iya……saya lagi berfikir panjang ini..soalnya mereka yang menolak (pemilik lahan) juga cenderung hanya berfikir untuk kepentingan sendiri tanpa memikirkan nasib maasyarakat lain yang tidak memiliki lahan tapi notabene akan merasakan juga efek negativnya…….mungkin ada baiknya juga kalau sekalian menolak.

        23 jam yang lalu
      • AminuddinElbuqizy OwneOfrumahsehat BekamelbuqizyKalau sekiranya pemilik lahan welcome dengan kelanjutan tambang, menurut hemat sy itu wajar2 saja, siapa seh yang tidak bergeming dengan iming2 janji yang bernilai materi duniawi… tapi sebagai masyarakat yang berjiwa sosial kemasyarakatan berlandaskan iman dan taqwa.. perlu dan sangat perlu mereka diingatkan kembali tentang prinsip kebersamaan dn keamanan lingkungan demi ketentraman hidup bersama….

        20 jam yang lalu · 1
  • hayo hayoo ,,, yang punya lahan ditana mera siapa n yang ngga punya siapa,,,
    orang pintar bija jawab nii,,????

    Kemarin jam 2:34

      • Chano Xan Ambonexklw lahan ditanah merar sich aq nga ada tp klw lahan di batu merah ambon aq ada tp cm nda bisa di buat tambang. He…he…he…

        Kemarin jam 3:29 melalui seluler
      • Muchtar Mnaimbawa keponre biar ditambangg

        Kemarin jam 3:37
  • salah satu korban kolam bekas tambang di samarinda…….

  • terjadi pendangkalan sungai…….

  • ini yg akan terjadi dgn sungai kita…….airnya tdk lagi jernih…bayangkan berapa banyak masarakat yg berkepentingan thdp sungai kita…

  • ini yg akan terjadi dgn sungai kita…….airnya tdk lagi jernih…bayangkan berapa banyak masarakat yg berkepentingan thdp sungai kita…

    Kemarin jam 1:45

  • gambaran masyarakat ponre hidup berdampingan dgn tambang……sesuatu yg sangat ironis…

  • tdk ada satu perusahaan pun di dunia ini yg bisa mereklamasai kolam bekas tambang ini…..kolam ini luasnya 2 kali lipat desa ponre waru….bayangkan kita hidup berdampingan dgn kolam seluas ini,,,,

  • ini yg akan terjadi di tanah kita….

  • sekarang z maw dgr tanggapan kita semua tentunya dr hasil survei setiap hari dilingkup masyarakat kita ponre tentunya. mana yg lebih dominan menolak ataw menerimanya. dr situ br kita simpulkan ? potensi apa yg bisa diberikan kedepan,,,sebab yakin sj bahwa dampak besar akan dirasakan langsung khususx petani coklat dll….. daearah ponre angin dr arah tanah merah,,,,cb kita analisa,,,,thank”s

    Selasa pukul 22:38

      • Ihwan Kadirada yg menolak, terima bersyarat, dan setuju buta………sy terima tapi bersyarat.

        Selasa pukul 22:41
      • Ahsin Saleh K-LinkS@m@ bang…:)

        Selasa pukul 22:42
      • Ihwan Kadir Banyak orang beranggapan bahwa datangnya perusahaan tambang ke suatu lokasi akan membawa perubahan besar yang menguntungkan dan mensejahterakan rakyat. Orang yang berada di sekitar lokasi pertambangan membayangkan dengan beroperasinya pertambangan di daerahnya maka mereka akan bisa bekerja di perusahaan tambang, mendapat gaji yang tinggi, mendapat ganti rugi tanah yang tinggi, perkampungan akan semakin ramai, dibangunnya fasilitas umum seperti; listrik, air minum dan lainnya. Benarkah anggapan dan bayangan tersebut?
        Jika kita belajar dari beberapa pertambangan besar di Indonesia seperti PT.Freeport/Rio Tinto di Papua, PT. Indo Muro Kencana/Aurora, PT. Ampalit/Pelsart di Kalteng, PT. Kelim Eguatorial Mining/Rio Tinto dan PT. Indomico Mandiri di Kaltim, PT.Inco di Sulsel dan Sulteng, PT.Newmont di Sulut dan NTB Serta PT. NHM di Maluku serta beberapa peristiwa terkini semisal Mesuji, Kasus Bima bahkan di Kolaka sendiri yang beru-baru ini terjadi pembakaran base camp milik Perusda, maka semua itu memberikan pengalaman berharga untuk mengetahui bagaimana jika pertambangan masuk ke suatu kawasan, termasuk kawasan eks Kontrak Karya INCO, Blok Lapao-pao

        Selasa pukul 22:44
      • Syukur Alhamdulillah Yeachhklw maw dipikir klw menguntungkan pasti. tp apa keuntungn itu bisa dirasakan semua warga didaerah itu ….apa lg ada ganti rugi,,!!!yg menjadi korban sebenarx siapa? ini sangat bgus disosialisasikan pada masyarakat kita akan dampak yg diberikan kedepan.

        Selasa pukul 22:51
      • Ihwan Kadir Ada 3 syarat yang harus dipenuhi oleh perusahaan (selain yg telah diatur oleh undang-undang:
        1. beri konpensasi langsung keseluruh masyarakat penerima dampak,
        2. Akui hak kepemilikan lahan warga dan beri bagi hasil bagi pemilik lahan,
        3. berdayakan pengusaha lokal/koperasi (Ajari mereka menambang)

        Selasa pukul 22:56
      • Syukur Alhamdulillah Yeachhz kira klw 3 syarat itu apa masyarakat kita bisa sejhtera,,,, tentux lowongan kerja akan terbuka klw hal itu terjadi…

        Selasa pukul 22:59
      • Ardin Marennu‎@syukur….menerima atau menolak, yg pasti semuanya punya kepentingan baik langsung atau tdk langsung….menrima belum berarti kepentingannya sdh pasti terakomodasi, menolak adalah bentuk kehati-hatian kita dari awal sebelum tambang beroperasi…..selanjutnyatentukan sikap utk mengontrol apakah kepentingan masyarakat ponre sdh terakomodiratau blm, baik utk mengurangi sisi negatif dan memaksimalkan sisi positifnya….

        Kemarin jam 0:41
      • Ardin Marennumenolak adalah bentuk kehati-hatian dari awal…..dan selaku fungsi kontrol sebelum tambang beroperasi…..

        Kemarin jam 0:44
  • Kalau adindaku semua mau mengambil kesempatan….coba pahami pemikiran saya…itu akan jadi bargaining terhdap nilai tawar adinda semua pada perusahaan..semakin kencang saya menolak tambang semakin besar pula nilai tawar adinda semua…..
  • KAJIAN DAMPAK LINGKUNGAN KEGIATAN PENAMBANGAN …
    eprints.undip.ac.id/17783/1/inarni_nur_dyahwanti.pdf
  • Saya bangga sama adek dari Ponre waru ! Semua pintar-2 sekolahnya juga jauh-2 ini tidak terlepas dari kerja keras orang tua kita ! Majulah terus adek2ku semuanya dan jayalah ponre waru selamanya
  • Silahkan mengambil manfaat dari rencana tambang di tanah kita…itu hak kalian….dari pada org lain yg mengambil manfaat yg tdk seberapa besar itu….tapi tentunya segala sesuatu ada konsekwensinya…dan konsekwensi itulah yg saya tolak….bukan kesempatan dan manfaatnya….
  • perbedaan tak seharusnya membuatmu berpisah..karna perbedaanmu menyadarkanmu bahwa kalian saling membutuhkan dan saling melengkapi…..tapi semua itu akan indah pada waktunya

    Selasa pukul 4:37

    • Annang Dua Pitu menyukai ini.
      • Ikar Lampa’ehidup annang duappulo asera…. hahahhaha

        Selasa pukul 4:40
      • Annang Dua Pitumerdeka ikar pasolle’e.hahahaha

        Selasa pukul 4:41
      • Andini Pradiktackckckckckc….,

        Selasa pukul 6:10
      • Ikar Lampa’edinimpasolle’e: hidup ,, hahhahaha

        Selasa pukul 6:12
      • Andini Pradiktawkwkwkwkwk….., pokoknya hidup pasolle, btw pasolle itu apakah ?:-)

        Selasa pukul 6:19
      • Ikar Lampa’ehahahahah bahaya ugi’e… pajokka ibu’naa

        Selasa pukul 6:32
      • Ardin MarennuPerbedaan bukan permusuhan…..magnit ada negatif ada positif…gunanya untuk menghasilkan energi….

        Selasa pukul 18:14 melalui seluler
      • Annang Dua Pituperbedaan memang bukan permusuhan……….melainkan perbedaan…nah secara sederhana sebuah perbedaan yang tengah diperbincangkan dstulah akan menemukan sebuah solusi…(energi)

        Selasa pukul 18:28
  • Ayo susun kekuatan tolak tambang yg akan menyentuh tanah kita…..
      • Ihwan KadirTolaklah Tambang maka anda akan dijadikan musuh bersama oleh mayarakatmu sendiri…….Bagaimana, Siap???

        Selasa pukul 0:07
      • Ardin MarennuBukan mengenai siap atau tdk siap…krn memang harus ada yg jadi pengingat terhadap yg lupa dan tdk tahu atau pura2 lupa dan pura2 tdk tahu….

        Selasa pukul 2:39 melalui seluler · 1
      • Allink PhaterzonBtuh fikirn n tnga untuk meruntuhkan benteng tekeshi. Oia, gmn pihk ortu sndiri? Nolak ato setuju tuh. Jgn2 jdi hilg nmx di krtu klurga gr2 beda pendapat n pendapatan perkapita.🙂 hehehehe……

        Selasa pukul 10:25 melalui seluler
      • AminuddinElbuqizy OwneOfrumahsehat Bekamelbuqizy‎=> jika itu untuk kebaikan…. MAKA LIHATLAH YANG MANA YANG PALING BANYAK POSOTIFNYA LALU PUTUSKAN…! (MNRUT KAIDAH SYAR`I)

        Selasa pukul 15:02
      • Ardin MarennuPemikiran seseorang tdk dipengaruhi oleh hub darah…..itulah demokrasi…..

        Selasa pukul 15:17 melalui seluler
      • Ihwan KadirTerlepas dari soal tambang, mas Ardin ini adalah tipe pemuda ponre yg patut diacungi jempol..dia punya sikap dan dia tau apa konsekwensi dari sebuah sikap…dan buah dari sikap seperti dia, insya Allah akan menaikkan posisi tawar masykt ponre terhadap perusahaan…mari belajar berbeda…

        Selasa pukul 17:22 melalui seluler
      • Ardin MarennuPerbedaan bukan permusuhan…..magnit ada negatif ada positif…gunanya untuk menghasilkan energi….

        Selasa pukul 18:01 melalui seluler
  • ‎(^_^)…(^,^)…(@_^)…($_$)

    setelah semua saran dan kritikan terlontar pada akhirnya giliran penguasa yang menentukan.
    semoga penguasa melihat maslahat bukan saja untuk hari ini tapi juga untuk anak, cucu mereka esok.
    Intermezo => Tipe penguasa hari ini, lihai dalam permainan semantik dan lari dari persoalan substansi, parahnya lagi bahwa ternyata kita pun larut, terbuai setelah tersihir oleh lantunan retorika indah yang tak berisi <=.
    Ponre hari ini dengan segala potensinya, semoga lebih baik dengan penanganan setelahnya. Emiiiiiiiiiiii…nn..!

    Selasa pukul 11:48

  • Pertanyaan sederhanax, bgimn memjukan daerah qt yg pux sumber daya alam yg memadai dgn smber dy mnusia yg msih dipertanyakan kualitasx khususx anak mudayya? Dgn hdirx pihak investor yg ingin mengelolax mesti ad kontrak sosial mengenai dmpak lingkungan, kesejahteraan ekonomi n jminan pendidikan. Qt diskusi mngenai dmpak positif-negatif mgk beda refrensi ideologi n tanpa tindkn real dlm mengelola smber dy alam dlm memajukan daerah yg qt cinta n ciderai
  • diponre waru terdiri 2 tanah ada tanah hitam dan ada tanah merahtana hitam : warga penduduk ponre memperoreh hasi dengan berkebun bahkan sampai sejau pohu berkebun karena tana hitam

    tana merah : sekian lama tana merah ngga ada yang berminat menyentuh / menggarap itu dulu .
    Lihat Selengkapnya

    Selasa pukul 6:11

  • BISMILLAH,POSTING ULANG AJA YAH, SEMOGA BISA MENJADI BAHAN PEMIKIRAN DAN SEKALIGUS RENUNGAN…. melihat perkembangan yang semakin penuh dengan serba serbi ini, ANYWAY… di depan kita ada sebuah PELUANG atau ANCAMAN….? jika itu peluang maka bagus untuk ditindak lanjuti.. tapi jika itu merupakan ANCAMAN maka jauh lebih lebih baik jika kita SEPAKAT untuk berkata TIDAK DAN TIDAK, demi kedamaian dan ketentraman masyarakat dan lingkungan yang sudah tertata sedari dulu… jika kita anggap itu peluang dengan harapan kesejahteraan masyarakat sekitar… maka pasti semua kita menginginkan dan akan menerima,namun pastinya juga harus bersiap dengan dampak (NEGATIF) yang tentunya ‘mau-tidak mau’ akan DITIMBULKAN…. wal`akhir..renungkanlah… “ظهر الفساد في البر والبحر بما كسبت أيدي الناس” Telah Nyata kerusakan di darat dan di laut akibat perbuatan manusia itu sendiri”.. wallahu `alam bishshawab..!

    Selasa pukul 7:33

  • saya yang ketinggalan informasi tentang hot news-nya pertambangan ‘tanah merah’ hanya mau menyampaikan secercah harapan semoga hal itu dapat meminimalisir bahkan meniadakan seluruh S.Pd (Sarjana Pengangguran dini) yg ada di daerah sekitar dengan cara memberi kesempatan kerja kpd mereka, dan juga janji untuk menaikkan SALARY para GURU di PESDAM PONRE WARU sebagai donatur tetap segera akan terwujud bukan hanya angan2 belaka. kalau masa depannya menjanjikan dan bisa lbh baik dari apa yg kujalani skr siap deh meninggalkan perantauanku ini hehehe……….^_

    Senin pukul 3:36

  • http://pmeindonesia.com/berita-tambang/319-aktivis-indonesia-serta-8-negara-surati-presiden-sby-hentikan-penambangan-nikel-di-sulawesi-tengah

    pmeindonesia.com

    JAKARTA–Sebanyak 23. 229 individu dari berbagai negara, juga 30 dukungan Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) dari Sulawesi Tengah membuat surat kepada Presiden SBY untuk menghentikan penambangan
  • lagi2 tanah merah
    prediksi dampak positip dan negatipdampak positipnya :
    1.bangunan prasarana umum semakin meningkat , seperti mesjid
    2.prekonomian perdagangan akan meningkat
    3.lapangan kerja bagi keturunan nanti semakin gampang
    4.kampung kita menjadi kota
    5.terkenal hasilnya diindonesia bahkan didunia.
    6,karyawan otonomi daera
    7.bertambahnya anggota penduduk yang akan pesat

    dampak negatipnya.
    1.bangunan umum hanya orang tertentu yang sering menggunakan
    2.lokasi pertambangan akan rusak
    3.budaya asin masuk
    4.akan timbul warung remang – remang
    5.miras semakin bertambah jumlah liternya yang masuk
    6.polusi tercemar
    7.akan dimamfaatkan oleh segelintir orang
    8.mudahnya budaya kkn
    9.tenagah ahli kebanyakan dari luar yang bermukin disekitar kita nanti

    catatan :adapun yang bersiapat individu itu tergantung dari individu kita masing masing…

    Selasa pukul 4:43

  • melihat polimek yang terjadi di kampung halaman kita tercinta mengenai blok lapapao yang dikelola oleh PTceria tidak akan pernah habis untuk di bahas, yang perlu kita pikirkan sekarang adalah bagaimana untuk memperbaiki dan membarikan yang terbaik untk Ponre. kalau kita emang prihatin dengan kondisi yang sekarng marilah kita bersama-sama untuk duduk tudang sipulung membicrarkan hal tersebut, kita panggil semua elemen masyarakat mulai dari unsur pemerintah sampai lapisan masyarakat, tidak usa kita bicara di belakang ini untuk kepetingan se pihak. spya semuanya jelas. aq yakin perbedaan apapun yang kita miliki pasti kita akan mendapatkan titk persamaan yaitu pada kearifan lokal yang kita miliki semua ….!!!!

    Selasa pukul 4:31

      • Ihwan KadirYa..Secepetnyalah diprakarsai, nanda…..

        Selasa pukul 4:33
      • Ikar Lampa’emantappp mu’…!!!

        Selasa pukul 4:36
      • Mulla Itu Insan Huroce……

        Selasa pukul 4:38
      • Ihwan KadirAyo…siapa yang mau memprakarsai…dengan catatan harus saling menghargai pendapat dan tidak dipolitisir..ok?

        Selasa pukul 4:39 · 1
      • Mulla Itu Insan Hurinsya allah, daeng, tpi klw untuk dekat ini mungkin belum bisa krn eloka botting tanggal 12 bulan 2 2012 (sekedar info) heheheheheh

        Selasa pukul 5:03
      • Ikar Lampa’eelo’si tu dirasana bela…. hahahahhahaah

        Selasa pukul 5:05
      • Ihwan KadirHehehehe…selamat kalau begitu…bisa2 bersamaan dgn pengapalan pertama..wkwkwkw

        Selasa pukul 5:06
      • Mulla Itu Insan Hurhahahaahaahh…!!!! pengapalan apa dlu daeng, krn da juga itu pengapalanya pengantin baru, n berlabuh di lembah…!!!! wkwkkwkwkwkwkwkwkwkwkwwkwkwk

        Selasa pukul 5:09
      • Ihwan Kadirhahahahha……berlabuh dilaut lepas, tidak ada istilah pasang jangkar…

        Selasa pukul 5:10
  • perbedaan tak seharusnya membuatmu berpisah..karna perbedaanmu menyadarkanmu bahwa kalian saling membutuhkan dan saling melengkapi…..tapi semua itu akan indah pada waktunya

    Selasa pukul 4:36

  • SbernarX Hasil Tambang itu u/ Siapa?? untuk Negara?? u/ Kpentingan brsma?? Atau u/ Penguasa?? Kesimpulan Yg Bobrok Dari sy: Mengolah/Mengambil Kekayaan Alam Adalah Menambah Kemiskinan.. HaX Sekian Persen Saja u/ Pembangunan, Daerah, & Ujung2X Terjadi Bencana Alam..
    • 5 orang menyukai ini.
      • Ihwan Kadiridealnya sih utk kesejahteraan rakyat…tapi faktax tambang selalu hanya dinikmati olh segelintir org..

        28 Januari pukul 5:40 melalui seluler
      • Chano Xan Ambonexnegara qt ini sangat berlimpah SDAx. tp sayangx hasil2 alam yg ada pd negara kita nich kebanyakan di ambil oleh insfestor2 luar negeri buat di kelolah di negarax. Yg lebih lucux hasil yg sudah diolah negara luar di ekspor kmbali kenegara kita menjadi bahan jadi. Sebenarx dimn SDM negara kita apkh mereka pd keluar negeri mencari hidup krn hasil ilmux lebih di hormati di negara luar diakibatkn gaji2 yg di perolehx besar. apkah emang masih bnyak di negara kita ini, tp kalah dlm pertarungan ilmu dgn ilmuan2 luar yg kebanyakan dipakai dlm negara kita ini. ataukah akibat politik negara kita yg kotor yg tidak mementingkan pekerjaan seseorang sesuai dgn keahlianx tp memntingkan pekerjaan seseorang sesuai dgn suapx. Inilah negara kita KKN sbgai jalan cepat tuk mencapai kesuksesan.

        28 Januari pukul 7:37 melalui seluler
      • Ullah Whyja Ponrepidato kah?

        28 Januari pukul 7:43 melalui seluler
      • Chano Xan Ambonexsedikit gambaran tntang realita di negara kita ini, tp klw merasa dipidatoin, syukur klw mau diterima tp klw tdk mungkin pemahamanx lebih bisa di sampaikn buat aq sbgai realisasi tukar pikiran.mungkin pemahahamanx lebih dr aq.

        28 Januari pukul 7:57 melalui seluler
      • Allink PhaterzonGini dinda-dinda kta sbagai manusia biasa mempunyai 2 kunci hidup yaitu SABAR dan SYUKUR, tpi klo anda berprinsip manfaatkan yg ada,sya ykin dindaku ini akan berhasil kdepanx lgi.

        28 Januari pukul 12:04
      • Syarif Akbar Whija Ponretongeng malippuno ka, iya tambang trs d cerita ga ada enakx itu d tambang ….

        28 Januari pukul 15:33 · 1
      • Andi Lukman TambolongIhwan Kadir,@: u/ Kesejahteraan Rakyat?? Siapa yg bisa menjamin kesejahteraan rakyat?? apakah ada visi & misi oleh PT, u/ kesejahteraan atau pembangunan Desa?? berbicara tentang sejahtera.. apakah rakyat atau Desa (ERNOP) bisa mndaptkn kesejahteraan?? yg hax berLatar pendidikan SMP/SMA,?? hehehee.. & kinerja apa?? mungkin org dari luar yg bisa mendapatkn kesejahteraan, yg mempunyai pemahaman,dasar, & ilmu pengetahuan tentang tambang,.

        28 Januari pukul 16:24 melalui seluler
      • Ihwan Kadirlukman: jika belajar dari 10 perusahaan tambang terbesar di indonesia seperti freeport yg tiap tahun meraup laba trilyunan tapi org papua tetap memakai koteka, radiasi PT. Newmont di sulut, pencemaran PT. Indomico mandiri di kaltim, PT. Inco disulsel-sulteng, Mesuji, Bima, termasuk Antam di pomalaa, dst…maka blm ada satupun bukti bhw tambang mensejahterakan masyarakat sekitarnya. Bhw sisi positifx ada, itu pasti. Penjajahan belanda dan jepang saja ada positifnya khususx bagi segelintir kaum elit/raja-raja penghianat waktu itu…tapi negativnya masih terasa sampai hari ini..kekayaan alam telah diperas habis sementara puluhan juta rakyat msh susah makan. Kita mau kehadiran PT. Ceria di Blok Lapaopao seperti itu. Konsep 2 milyar per desa itu akan sangat enak bagi sekitar 500 org kaum elit blok lapaopao..tapi ingat ada sekitar 10 ribu jiwa lain yg blm jelas akan mendapat apa kecuali debu dan kerusakan lingkungan. Belum lagi lahan2 masyrkt yg belum diakui. Itulah kenapa saya dan beberapa kawan di desa lain belum menerima konsep itu. Bukan berarti kami menolak, tapi konsepnya harus jelas: ‘mampu menjamin rasa keadilan bagi semua pihak’…begitu faktanya, dinda-dinda…

        28 Januari pukul 17:46 melalui seluler
      • Andi Lukman Tambolongsesuai amanat UUD 45 pasal 33,. bumi air & sgala sesuatu yg trkandung di dlmx di kuasai oleh negara u/ kemakmran rakyat kita.. negri ini di kenal dgn kekayaan alam, yg melimpah.. tpi mengapa sbagian rkyatx msih miskin?? dlm era otonomi daerah, SDA yg di kelola oleh pelaku ekonomi, trmasuk di sektor pertambangan, brada di dlm kekuasaan bupati.. pelaku ekonomi hrus mndaptkn izin dri bupati / mnjalankn usahax u/ penguasaan SDA, hehehee.. scara komersil pelaku ekonomi yg brasal dari BUMN itu hrus d brikn porsi

        28 Januari pukul 17:58 melalui seluler
      • Ihwan Kadirsebenarnya, aspek hukum tambang dan soal kewenangan siapa tdk terlalu soal bagi masyarkt kita, yg utama bgm tambang bisa memberi sebuah nilai tambah ekonomis yg layak, paling tdk seimbang dgn resiko efek lingkungan dan budaya yg pasti akan rasakan semua..toh penerapan hukum dinegeri ini juga tak bisa diandalkan…

        28 Januari pukul 18:18 melalui seluler
      • Rachmat ArdiansyahAll : iyya sngat benar jika qt ingin mncri data terkait kebobrokan/kelemahn dari proyek pertbmngan i2 sndiri sungguh sngaat banyaaaaaaaak(empirik), namun coba qt berfikir jernih jg,, knapa mesti qt izinkan kerusakan2 itu terjd,penyelewengan2/penipuan/pembodohan itu ada,,law itu sendiri sebearnya qt bisa mencegahnya/melawannya, nah disini qt sbg msyarkat yg brpendidikan seharusx berani dan siap mengawasi setiap hasil kebijakan2 yg telah dputuskan(perjanjian),,, bukan malah lari dri kenyataan,, dsni sy tdk mencoba menjustifikasi perkara material belaka,, tp ini terkait dg substansi real di masyrakat yaitu maslahat (faedah/manfaat,)… Bukankah ini nikmat Allah awt yg diberikan d daerah qt,?? yg mna tdk smw daerah mdptkannya,,, afalaa tasykuruun???(Alayah),,,,,, insya Allah sy yakin dri para pengambil kebiajakan(policy makers)tujuan mreka ingin mmbrikan kbaikan bg masyarakat,, i2pun law ad yg menyeleweng. kelak sendirinya akan tercium baunya,,,,, !!! allahu a’lam,,,,

        28 Januari pukul 22:45
      • Ihwan Kadirtdk usah khawatir kalau rezki itu akan hilang..sy dengar2 sdh mau cair kok..skrg siapkan peramgkat utk menjaga dan mengawasinya..dan tlg kalau ada apa2 dikemudian hari jgn masyrkt awam yg dijadikan bumper..jgn ada yg sembunyi dibelakang massa, kalau ada yg harus sakit, tlg mereka yg sepakat dgn konsep ini supaya sakit duluan..

        28 Januari pukul 23:46 melalui seluler
      • Andi Lukman Tambolongbeta pung kampong membutuhkn (SDA) hujan,panas,tanah,pohon hijau yg menyerat air,DLL.. beta seng mau di sekeliling kampong di ambiL tanah ceLLa,na.. krn efekx sangt mengggnggu lingkungn, tanah longsor, banjir kah? DLL.. beta juga seng tau, klau memang jadi, jangka pendek atau jangka panjang.. woe….!!! PENGAWASAN & PERJANJIAN, PERKEMBANGAN DESA.. & KESEJAHTERAAN.. ok.. FUCK..

        Senin pukul 0:01 melalui seluler
      • Ikar Lampa’esantai aja bro,, alam di cipta buat di kelola, ponre gak akan tenggelam semua udah terfikir matang-matang.. jgn netriak yg berlebihan, dari pada tanah merahmu gak di kerok tapi makan batu?? cokla’ lo’ muharap denagaga.. rasional dikit, berfikir kedepan.. dampak bisa di minimalisir..

        Senin pukul 0:42
      • Andi Lukman Tambolongapkah ada UUD 45, bhwa SDA di kelola?? sy kira tuhan mnciptakn alam bkan u/ di kelola oleh pelaku ekonomi & setarax.. jgn brfikir pendek dgn tergiur dgn nilai materi & materi.. emangx PT, bisa mnjamin wrga dgn ksejhteraan, dgn berlatar pendidikn jasa SMP/SMA?? bkanx warga semata~mta mngharap hsiL coklat, msih byk kok mata pencaharian yg lain,klau mmndang 1 sisi dgn sisi lain msyrkt ERNOP tdk miskin.. “macca massappa’ to ogi’e ” bila mlakukn suatu hal, fikir juga dmpak & latar belakngx. ini jngka pnjang Lo??

        Senin pukul 3:05 melalui seluler
      • Chano Xan AmbonexDlm undang2 no 22 thn tntg OTODA, stiap SDA (misal nikel,emas,batubara dll) dpt diolah tp pengelohanx bertumpuh pd kesejahtraan rakyat set4. Jd stiap daerah dpt mngolah hasil SDAx sendiri tp dibutuhkn tenaga ahli & pekerja lapangan ataupun kantoran yg dipakai baikx mngunakan SDM lokal biar pekerjaan yg dihasil benar2 diperuntukan buat masyarakat/daerah itu sendiri & sbagianx buat pemeritah pusat. tp skrg ini tambang2 yg marak sudah jauh / diluar ketatanan undang2 yg berlaku misal preeport n newmoon yg mn masyarakat udah jauh dr tingkat kesejahtraan cm orang2 tertentu yg memamfaatkn demi kesejahtraanx. Lain halx dgn masyarakat bima NTB yg merasa tdk se7 akan berdirix tambang sbb mereka brfikir dgn berdirix tambang bkn hanya mengganggu lahan kerja masyarakat setempat tp juga dpt merusak alamx di akibatkn setiap pengolahan tambang bnyak memberi dampak negatif & dampak positif hanya ad pd orang2 tertentu yg mngambil keuntungan dr lahan tambang trsebut.

        Senin pukul 4:10 melalui seluler
      • Ikar Lampa’eauu’ deh.. UUD 45 gak bahas tambang setauku.. mslah ijazah bukan PT yg salah tp individunya, dampak negative tdk separah yg difikrkan.. mari mmndang ketempat lain, tidak akan sepenuhnya dikerok, semua udah melalui pengkajian matang dgn otak2 profesional.. sudah santai aja

        Senin pukul 4:58
      • Andi Lukman TambolongMestix Alam di negri ini di Lindungi pelihara kelestarianx.. bukn di kelola oleh pelaku ekonomi, bahkn ujung2x bencana.. otak-otak kerdiL kapitalis2 neraka.. manufaktur di dunia yg bertopeng kebohongan.. kasihan,. org tua kita tdk tau apa2, mereka tak memikirkn jangka panjangx bahwa apa yg terjadi.. & di perbudak oleh org2 yg ber uang dgn servis yg lumayan menggoda.. hehehee.. masyarakt di negri ini telah terkikis oleh kenikmatan duniawi, apalagi terbayang bayang dgn RP.

        Senin pukul 16:48 melalui seluler
      • Andi Lukman Tambolongjanji2 para pelaku ekonomi & setarax memang sgt menggiurkan warga,. apakah warga terus bergantung kpd yg di sana? ( ¡ ) hahahahaa… saya & kalian terlahir dgn berlatar didikan petani.. fikir jangka panjangx, bukn jangka pendek, dgn memandang materi & materi.. apakah kita mewaris kan tana ceLLa, kpd anak cucu kita? yg telah di rusak oleh pelaku ekonomi..???

        Senin pukul 17:06 melalui seluler
      • Ardin MarennuLukman tinggal dimana? Kalau di kolaka atau mks….sy mau tau visi misinya mengenai tambang ini…kalau kita satu visi dan misi…coba bentuk kekuatan dan katakan tidak tidak tidak pada tambang….apapun bentuknya…

        Selasa pukul 2:46 melalui seluler
      • Ikar Lampa’etana cella mau dieariskan kepada anak cucu itu buat apaan?? toh buat agraris gak bisa,,, cm jadiin pajangan doang

        Selasa pukul 4:22
      • Andi Lukman TambolongArdin Marennu,@: masyarakat PONRE> ada Pro – kontra.. mestiX kita duduk bersama membahas semua ini demi kepentingan bersama,.. tpi tdk ada satu org pun yg mempuxai inisiatif, mungkin ada topeng politik dari semua itu, supaya tanah merah resmi di kelola.. hehehehee… trus terang sy kurang puas bertukar fikiran melalui wacana.. sy tinggal d kolaka, tapi hampir 2X seminggu sy ke PONRE melihat & mendengar informasi baik oponi atau fakta tentang kelanjutan pertambangan.

        Selasa pukul 4:35 melalui seluler
  • Beberapa dampak negatif akibat pertambangan jika tidak terkendali antara lain sebagai berikut:
    1). Kerusakan lahan bekas tambang.
    2). Merusak lahan perkebunan dan pertanian.
    3). Membuka kawasan hutan menjadi kawasan pertambangan.
    4). Dalam jangka panjang, pertambangan adalah penyumbang terbesar lahan sangat kritis yang susah dikembalikan lagi sesuai fungsi awalnya.
    5). Pencemaran baik tanah, air maupun udara. Misalnya debu, gas beracun, bunyi dll.
    6). Kerusakan tambak dan terumbu karang di pesisir.
    7). Banjir, longsor, lenyapnya sebagian keanekaragaman hayati.
    8). Air tambang asam yang beracun yang jika dialirkan ke sungai yang akhirnya ke laut akan merusak ekosistem dan sumber daya pesisir dan laut.
    9). Menyebabkan berbagai penyakit dan mengganggu kesehatan.
    10). Sarana dan prasarana seperti jalan dll. rusak berat.
    11). Dan lain-lain. (Budaya & Kriminalitas)
    Mengapa bisa terjadi? Karena:
    1). Adanya perbedaan kepentingan antara kepentingan lingkungan vs kepentingan ekonomi, politik dll.
    2). Penegakkan hukum yang amburadul.
    3). Aturan yang dibuat seringkali mengakomodasi beberapa kepentingan dengan mengabaikan unsur lingkungan.
    4). Aturan yang tidak dilaksanakan dengan konsisten.
    5). Dalam prakteknya otonomi daerah menyebabkan pertambangan maju pesat dan nyaris tidak terkendali. Banyak kasus di beberapa daerah justru terjadi konversi hutan lindung menjadi kawasan produksi. Illegal logging justru dilakukan oleh oknum-oknum yang seharusnya melindungi hutan.
    Sekarang bagi yang sudah ngebet banget sama tambang, coba kemukakan dampak-dampak positifnya berdasarkan fakta !! Ayo para intelektual muda…dikeputusan kalianlah masa depan kampung tercinta ini bergantung…kemukakan argumen kalian !!!

  • Berbicara mengenai sektor pertambangan dan lingkungan serasa tidak ada habisnya, selalu menarik untuk dibahas, saat saya berdiskusi dengan teman-teman dari pertambangan, mereka berpendapat bahwa pertambangan tidak semata-mata memberikan dampak buruk terhadap lingkungan, tidak semata-mata menimbulkan limbah, lalu yang lebih membuat saya tertawa ketika mereka berkata “jika anda lebih memilih kelestarian lingkungan maka biarkanlah bahan tambang tetap berada di dalam perut bumi, namun tunggu saja kehancuran umat manusia, karena sesungguhnya banyak kebutuhan umat manusia yang berasal dari bahan tambang”, suatu pernyataan yang benar adanya namun saat saya meminta komentar kepada teman-teman yang konsen terhadap lingkungan, mereka berkata “sudah begitu banyak sektor pertambangan merusak lingkunga…Lihat Selengkapnya

    Senin pukul 10:59

    • 3 orang menyukai ini.
      • Ihwan KadirBerikan konpensasi yg layak agar saya bisa memproteksi anak cucu saya dari multi kerusakan yang kau buat. Jika kau komit dgn itu silahkan jalan..tapi jika tidak, mari kita berkelahi habis2an…’tellabu matanna essoe ditenggana bitarae’…

        Senin pukul 18:39 melalui seluler
      • AminuddinElbuqizy OwneOfrumahsehat BekamelbuqizyBISMILLAH, BARU SEMPAT BERSUARA SEDIKIT NEH…. melihat perkembangan yang semakin penuh dengan serba serbi ini, di depan kita ada sebuah PELUANG atau ANCAMAN….? jika itu peluang maka bagus untuk ditindak lanjuti.. tapi jika itu merupakan ANCAMAN maka jauh lebih lebih baik jika kita sepakat untuk berkata TIDAK demi kedamaian dan ketentraman masyarakat dan lingkungan yang sudah tertata sedari dulu… jika kita anggap itu peluang dengan harapan kesejahteraan masyarakat sekitar… maka pasti semua kita akan menerima, pastinya juga harus bersiap dengan dampak yang tentunya ‘mau-tidak mau’ akan ditimbulkan…. wal`akhir..renungkanlah…”ظهر الفساد في البر والبحر بما كسبت أيدي الناس” Telah Nyata kerusakan di darat dan di laut akibat perbuatan manusia itu sendiri”.. wallahu `alam bishshawab..!

        Senin pukul 19:22
      • Ihwan KadirAminuddin: Sepakat !!!

        Selasa pukul 0:12 · 1
      • Ikar Lampa’e TANAH MERAH,
        Semoga kau tersentuh oleh AMDAL yang jelas..

        Selasa pukul 3:57 · 1
  • sy pro akan tambang di ponre waru…. mari kita liat kedepan jgn sampe yg teriak2 menolak sekarang kedepannya balik memelas-melas….. malu dong broo..!!

    Selasa pukul 3:28

  • sebelum melangkah tentu kita sudah taw arahx maw kemana,,,sebelum bertindak jg hrs dipikirkn,kalaw memang dampak positifx lebih menguntungkan masyarakat ponre khususx pada generasi mendatang,tentu hal tersebut membutuhkan suatu mekanisme terpadu untuk menyelesaikanx.

    Senin pukul 23:13

      • Ihwan KadirDalam Islam, Sholat istikharahlah….tapi yakinkan bahwa anda betul-betul dalam situasi bingung untuk memilih…kalau kecenderungan memilih sudah ada lebih awal, biasanya Allah akan menangguhkan petunjuknya…..

        Selasa pukul 0:10
  • Issu Blok Lapao-pao sudah Blunder kemana-kemana padahal intinya: Masyarakat disekitarnya dapat apa, atau layak menurut versi siapa?

  • Ponrewaru-Senayan 24 Jam

      • Ahsin Saleh K-Link‎+gammaraQ kuliat bosku…:)

        29 Januari pukul 22:29
      • Ihwan KadirPengaruh tana mera njo….cika’………..

        29 Januari pukul 22:31
      • Ahsin Saleh K-Linkcocokmi om, direk.gt memang, Smoga cpt kt dpt Solusi Terbaik t.Merah…:)

        29 Januari pukul 22:38
      • Immawan Ya’kubitu si Ruhut kah… kayakx konsolidasi nasional ini… bagaimana presepsita tentang tana mera…

        Senin pukul 2:24
      • Ihwan Kadiryakub: yg pasti tambang mutlak meningkatkan kualitas hidup masyrkt..

        Senin pukul 2:42 melalui seluler
  • Oooo…mcaraka aga tu pada di jama….????kwkwkwk
  • semoga pengerokan tanah merah di ponre meminimalisir kerjaan sebagai passari …

    29 Januari pukul 22:11

  • dibawa santai aja, sudah saatnya ponre juga merdeka dan sejahtera .. untuk hal yg besar mmg selalu ada yg pro sm kontra, masalah kerancuan izin bisa diserahkan kepada instansi yg terkait dan yg terbukti melanggar harus dapat sanksi dong..sy rasa juga kaum mahasiswa bisa membantu berkomentar pake atribut tulisan2 d spanduk .. hahah
    jgn tali silaturrahmi diputus oleh debu tanah merah…selebihnya ada baiknya di fikirkan langkah yg bagus untuk langkah selanjutnya bukan terjebak dalam perdebatan yg notabenenya udah ketinggalan rezim area perkembangan pengerokan tanah kita.. bisa menerawang ke yg lebih real lebih baik..

    28 Januari pukul 21:25

    • Roeslank Tec menyukai ini.
      • Ihwan Kadirmantap…itu baru mahasiswa

        28 Januari pukul 21:30 melalui seluler
      • Ahsin Saleh K-Linkpokokx kt berbagi Reskylah,,, kan semakinbxk penusaha lokal yg memamfa’atkan t.Merah mk akn semakin fear, bkn hx sepihak n kepentingan Pribadi yg diUntungkan, biar lbh bxk Sodara2 kt merasakn Tingkat Pekerjaan n Yg UTAMAX KESEAHTERAANX SodaraQ…:)

        28 Januari pukul 21:38
      • Rachmat Ardiansyahsya lebih mmandang maslahat dan mudarat yg d hasilkan,, insya Allah law itu mashlahatnya lbh besar dbnding mudharatnya why not qt trima, dlm prtimbangan fiqh islam jg demikian kok,. kcuali law sebaliknya maka qt berhak menolaknya…tp stelah sy mndengar dan didukung oleh bbrpa data mngenai hal tsbt, serta ditmbah oleh musyawarah mufakat yg bulat baik klangan msyrkat mwpun pemerintah, insya Allah kputusan mreka bkan hanya kptusan biasa yg tnpa dlandasi hasil pemikiran mendlm/alibi yg kuat,, jd cukup mari qt hargai keputusan itu… allahu a’lam !!

        28 Januari pukul 22:19
      • Ihwan KadirAhsin: akhirnya terbukti jg apa yang sy sdh duga, manami dulu issu ponre akan tenggelam kalau tanah merah diolah…sy lebih hormat kalau org berterus terang…hehehe

        29 Januari pukul 4:24 melalui seluler
      • Ahsin Saleh K-Linkbetulllll sekali om,,, su t4… Harapan sy Smoga ini berakhir dgn Win-Win Solution…:)

        29 Januari pukul 4:35
      • Ihwan KadirKemarin sy sempat ngobrol dgn Ruhut Sitompul…kayakx masalah Blok Lapaopao ini akan dibahas di komisi 3 DPR RI…inti masalahnya semua perusahaan tambang harus memberi konpensasi pada lahan2 masyarakat..belaja dari kasus Mesuji dan Lampung…

        29 Januari pukul 4:49 melalui seluler
      • Ahsin Saleh K-Linkmantapppp, toch om, trus ada no.hpx kah om kt ambil…:)

        29 Januari pukul 5:02
      • Ihwan Kadirtapi sekali lagi, ini bukan konteks menolak.. Kita hanya mau hak2 masyrkt bisa maksimal..bgmkah itu tambang, 2 m itu ga ada apa2nya..

        29 Januari pukul 5:15 melalui seluler
      • Allink Phaterzon Mantapppp,,, om,makax sya bertax2 apakah masyarakat ponre menolak adax pengelolaan tanah merah ,,,???
        Saya sebagai anak dan cucu di ponre maminta kpada tokoh masyarakat setempat trutama BAPAK kepala desa; berilah hak dan ke wajiban masyarakat ponre,to utamakan mereka tenaga krja bru orang luar.

        29 Januari pukul 20:47 melalui seluler
  • sekali massulapeppa’ pantang mallebu…..

    29 Januari pukul 8:43

  • kaum hawa mana suaranya?…
    jka sdah ada mufakat prsatuanx org2 pnre beee tdk ada yg kalah tp kalo ada perpchan suara dsi2mi titik klmahan trbsarx, saling memprtahankn ego masing2. cba2 gantian kpala tp hati ttap sama, si A skali2 brfikir dg sudut pandang si B dmikian jg sbliknx truz du2k sma2 mnum kopi cri ksepakatn dg syart momen i2 tdk brat sblh mksudx pndapat minoritas djdikn bhan pmbicara utma shingga yg mayoritas bisa ngerti jgn dpandang sblah mata dg membatasi ruang grakx. bang napi blg kjahan tdk trjdi hanya krn niat plakunya tp krn adax ksempatn maka waspadalah waspadalah. jgn sampe perbdaan suara djdikan clah bgi org luar untk mengobrak-abrik prsatuan masy. ponre.
      • Ihwan Kadirkosika’ tu iyya..agga’gere manu’ko sige’ napppa massa’sokkoranggi nappa padattudang-tudang passipai, nappa padassoro be’bertukar fikiran..jangan sampai fikiran kita memang sedang error lantaran sudah sangat lapar…hahahaha…dulu org2 tua kita membabat pertamakalix hutan ponre dalam keadaan puasa…

        28 Januari pukul 18:08 melalui seluler
      • Khaerani Karimuddinyatu om… krn akar msalahx i2 slalux miss komunikasi, ujung2x wktu yg menjwab. nongkrong2 dteras djdikan ajang tkar pkiran pasti masumange apalagi kalo adami kopi sm sanggara pella… mantap

        28 Januari pukul 18:53 melalui seluler
      • Ihwan Kadirde diullei nongkrong bareng pa’ nappaki’ kasi mangolongolo, nabbokoranni..hehehe…

        28 Januari pukul 18:57 melalui seluler
      • Rachmat Ardiansyahdisamping itu mari qt berfikiran positif,,,,

        28 Januari pukul 22:23
      • Ihwan Kadirardi: hehehe..khusnudzon (positiv thinking) itulah dulu yg membuat snouck hougranye sukses mempacundangi para ulama kita…kedua, utk menghasilkan pemikiran cemerlang, ada syaratnya..salah satunya kita tdk boleh dlm keadaan tertekan misalnya soal uang..dan biasanya kalau kita sedikit bersabar justru malah dapat yg lebih besar..takkan lari blok lapaopao dikejar…

        29 Januari pukul 0:17 melalui seluler
      • Khaerani Karimuddintakkan lari blok lapaopao dkejar krn tdk ada kakinya hehehe…

        29 Januari pukul 3:05 melalui seluler
  • join us………..

    http://www.facebook.com/groups/darularqamponre/

    Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Ponre Waru Kec. Wolo Kab. Kolaka Sulawesi Tenggara 93557
  • Okey deh pak presiden,, ma kasihhh !!!! hahahah

      • Ikar Lampa’epak pres,, sy ada permintaan… tolongkah berhenti jadi presiden..

        28 Januari pukul 22:28
      • Rachmat ArdiansyahPresiden said : permintaan anda saya tolakkkk,,, karena msih enak kurasa duduk dikursi empuk ini, banyak racci’2na,,

        28 Januari pukul 22:29
  • Adax muncul kekayaan alam ddaerah Kta yg terpencil.jdi kta sbagai masyrakat lokal dan miskin hrus emanfaatkan ekonomi dri pertambangan yg ada ddaerah kta,,dsamping dri pda itu adax penambag menambah lgi lpngan kerja bgi kta smua,jdi jgn cuma fikir dampak dan negatifx dindaku, !

    28 Januari pukul 12:42

    • Allink Phaterzon menyukai ini.
      • Ihwan KadirKalau bisa, maksimalkan positivnya, minimalkan negativnya..rasio antara manfaat dan mudharatnya..itu butuh kajian serius..tdk semata-mata segepok uang yg sdh didepan mata…tapi fikiran2 sy tdk usah terlalu dirisaukan..sy hanya ingin share dgn kawan-kawan semua..sama sekali bukan utk berharap diikuti…hehehe…begitu,nure’…

        28 Januari pukul 18:33 melalui seluler
      • Chano Xan Ambonex

        sebenarx tambang2 yg menjamur di negara kita nich muncul dengan mksud menguras hasil bumi pd tiap daerah2, bgtupun yg trjadi di desa ponre waru hingga pelaksanaanx udah di luar undang2 yg berlaku di negara kita ini. Otonomi daerah yg digem…Lihat Selengkapnya
        28 Januari pukul 20:42 melalui seluler
  • Apa kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman Budaya Ponrewaru? Bedah ponre yuk?
    • 2 orang menyukai ini.
      • Muchtar Mnaimhmm

        19 Januari pukul 6:00
      • Rachmat Ardiansyahkekuatan = budaya qt masih kental insya ALlah org2 tua qt msih exis/kuat sll memegang prisip budaya qt,, kelemahan = gaya hidup yg hedonis,freelifestyle,gaya barat(westernisasi) yg menjangkiti pemuda2 ponre, shngga mlpkan jati diri mreka sbnarnya,, peluang= solidaritas qt kuat, bz memobilisasi massa yg banyak,,ancaman= —- blank,,—- mf law gk sesuai prmintaan nalisis SWOT sy

        19 Januari pukul 7:07
      • Ihwan KadirArdi: Model ‘persatuan’ ala ponre itu, kekuatan apa kelemahan?

        19 Januari pukul 8:30 melalui seluler
      • Ihwan Kadirlanjut..ok, biar gampang, katakan sajalah sebagai kekuatan. nah, motivasi apakah dibalik kekuatan itu? ideologikah, kekeluargaankah, budayakah, atau yg lain? beranikah kita bersatu menggadai rasa kekeluargaan, misalx untk sebuah kasus ‘kebenaran’ dimana ketika ‘kebenaran’ itu dipolemikkan, berpotensi pada konflik kepentingan ke-keluarga-an? ini harus dikaji wahai kaum intelektual muda ponre…

        20 Januari pukul 5:54 melalui seluler
      • Mus Maenk Edogawasbnarx gnerasi pondre smuax pox potensi,,,, tpi masalhx kmudian adlh,,,,, qt msi terbtsi olh idiologi para org tua qt yg hmpir sbgian bsar sgt panatik,,,,,,, dan sgt susah untuk menrima sesuatu yg bru,,,,,, wlaupun sbnarx qt mempuxai konsep yg bsa dipertanggung jwabkan ke validatanx,,,, nmun apa daya smuax hx bsa menjdi potensi yg terkungkung dlm dunia hayal,,,,,,

        20 Januari pukul 7:14
      • Rachmat Ardiansyahtentu kekuatan om nrut sy, dsni sy lbh menitikberatkan pd konotasi persatuan dlm kebaikan bkn keburukan,,

        20 Januari pukul 8:27
      • Rachmat Ardiansyahmotivasinya mnurut sy lbh dari faktor kekeluargaan dan jg bisa budaya dkatakn dmikian,,, nah dsinilah qt sbg kaum muda pandai2 mendudukkan mslah itu lebih awal, mencari akar permaslhannya,trlebih dahulu, yg slah dr situ btuul bukan malah menggadaikan entitas kekelurgaan qt, shngga dpt mngkbtkan itu dpt mngakibatkan chaos/clash nantinya, ikrn masing2 bersikukuh dg pendiriannya, itu yg tdk diinginkan, tp agar dpt mencegah/mengantisipasi konflik inheren tst, sy cendrung n lbh tepat jika memakai pendekatan ideologi,, krn dmn ini bisa menjembatani mslah trsebut, ktika ideologi brda didepan atw mnjadi pedoman qt,kmudia dperkuat dg kesadaran beragama yg tinggi oleh setiap kularga insya Allah itu akan bisa terasi, dan yg tdak kalah penting hrus ad yg bs mnjadi tokoh kharismatik, dpt dipercaya dan teladan dlm suatu komunitas(ponre) yg dengannya bisa mnjdi mediator(mushlih) !!!

        20 Januari pukul 8:43
      • Ihwan KadirMus & ardi : sy fikir para pemuda memang harus punya keberanian mendobrak tradisi2 yg memang terbukti tdk lagi relevan dgn konteks kekinian..tapi harus cermat jgn sampai kita terjebak jg pada ‘militansi’ salah kaprah yg lagi booming saat ini. Intinya, semua sikap dan prilaku kritis kita tak boleh keluar dari bingkai ideologi yg tlh menjadi konsensus dasar dari kata PONREWARU.

        21 Januari pukul 2:05 melalui seluler
      • Ikar Lampa’eardi : sy rasa anak ponre belon ada yang style barat”, free style gak juga, hedonis bukan cm generasi muda jadi mohon di cabut argumennya…

        22 Januari pukul 7:21
      • Rachmat Ardiansyahmf kanda, kyknya ad deh,, mskipun itu tdk bnyk skali, tp ad beberapa, dsna aq lhat dg mata telanjang sy model punk, rock, dl,, itu drmn law bkan di adopsi dr perdaban barat yg tdk ad manfaatnya,,,?????

        22 Januari pukul 8:29
      • Ikar Lampa’ebelum ada yg demikan.. semua msh standart kampung ndi’.. kecuali hedonisme sy yakin ada

        22 Januari pukul 8:30
      • Rachmat Ardiansyahtp ad prnah kulht daeng , mgkn sekedar iseng2 aj org2 i2,, model rambutnya,, tp moga itu hanya tdk brlarut2,,,

        22 Januari pukul 8:33
      • Ikar Lampa’epromosi minyak rambut ituuuu….

        22 Januari pukul 8:35
      • Rachmat Ardiansyahhahahhaha,,, wallahu a’lam,,

        22 Januari pukul 8:37
      • Ihwan Kadirardi & ikar : yg pasti dgn masukx para pekerja tambang mau tak mau akan berpengaruh pada gaya hidup anak muda. Akan sangat sulit menghindar dari situasi demikian. Justru itulah perusahaan harus membayar mahal kpd masyrkt selaku korban..bhs kasarx biarlah lingkungan kita ‘rusak’ asalkan kita mendapatkan konpensasi yg cukup utk membiayai ongkos penyelamatan anak cucu kedepan. Logika konpensasi harus bgt..

        23 Januari pukul 0:08 melalui seluler
      • Syukur Alhamdulillah Yeachhbetul kanda kalau hti nurani yg dipake tentux bisa memikirkan jangka panjang akan generasi mendatng….apa lg nampak yg sangat besar akan dirasakan langsung oleh masyarakat kita terutama sektor pertanian…..hanya klw gaya politik yg tdk sehat?membuat masyarakat bingung….??? wahai para generasi muda ponre/GEMPAR ms kita selamatkan daerah kita yg tercinta …..jgn hax sepihak yg merasakan dgn langkah yg tdk jels yg jd korban adalah kita kita kita kita warga secara umum……key,,,,,semangat.

        28 Januari pukul 6:53
      • Allink PhaterzonJgn cuma beretorika yg negatif,apakah anda mau dsebut munafik dan penjilat,.? Sya ykin kta pasti menikmati hsil kkayaan alam ddaerah kta,kta justru bersyukur adax penambang yg msuk ddaerah kta krn itu bsa merubah prekonomian msyarakat setempat,kapan berkembangx bossss,,,,mta pencaharian utama kta dulux coklat,tpi klo anda sadari akan adakah hbisx hama coklat,,,????

        28 Januari pukul 13:18
  • Dalam dialog saya dengan gubernur sultra
    kemarin (selasa, 24-1-2012), beliau mengatakan bhw aktifitas PT. Ceria di blok lapaopao saat ini adlh pencurian asset negara karna tender lelang blok lapaopao telah dibatalkan oleh kementerian SDEM melalui surat dirjen minerba no. 3475/30/DJB/2011 kepada bupati kolaka, tembusan gubernur, tentang penjelasan lelang WIUP. Isi surat tersebut adlh:
    Yang terhormat,
    Bupati Kolaka
    Provinsi Sulawesi Tenggara
    Lihat Selengkapnya
      • Rachmat ArdiansyahTapi surat yg bertanggal 7 oktoer 2011 itu, katanya msih blum jelas kbnarnnya hal itu dbktikan pmbatalan lelang tsbt dkirim lewat fax oleh Dirjen Minerba,ad jg mngtkn surat yg dkrim oleh dirjen minerba itu membohongi publik, krn biasanya ktnya dkirim dg resmi,bkan dg lwt fax.yg ,lbih mnenghebohkan lg surat yg dtujukan k bupati kolaka ini katanya sudah beredar luas di kalangan masyarakat umum dalam bentuk prin out dan banyak di-foto copy (Sindikasi.inilah.com, senin 23/01/2012) . bgmn dg itu??

        24 Januari pukul 18:07
      • Ihwan Kadirsurat itulah yg kemarin diklarifikasi olh gubernur. Gubernur bilang bhw dia sdh ketemu langsung dgn dirjen dan dirjen bilang surat itu asli. Hal ini dikatakannya didepan publik dan diliput olh beberapa media. Ya, wait and see lah…

        24 Januari pukul 18:21 melalui seluler
      • Syarif Akbar Whija Ponrebelum apa2 itu pak dah mulai klihatan tu ……. dsini aja pak kemarin hampir aja terjadi perang SARA permasalahan tambang jg d BATULICIN …….

        24 Januari pukul 19:34
      • Ikar Lampa’ealih-alih hidup sejahtera dgn lapangan kerja dan konpensasi ternyata nyatanaya bisa dikatakan perampokan berkedok…

        24 Januari pukul 20:02
      • Ihwan KadirSyarif: iya, bagi org yg sedikit ngerti mslh tambang pasti agak berbeda cara pandangx ttg konsep blok lapaopao..pomalaa jg hampir setiap hari rusuh..

        24 Januari pukul 20:02 melalui seluler
      • Syarif Akbar Whija Ponre ya begitu pak smp kemarin pak Darul Islam Pasengsmsan ma saya minta info tentang masalah d BATULICIN itu …….

        24 Januari pukul 20:05
      • Ikar Lampa’ejadi langkah selanjutnya yg diambil bgmn ini om??

        24 Januari pukul 20:10
      • Ihwan Kadirya kalau PT. Ceria bisa lolos dari kasus hukum ya harus duduk ulang dan mengajak semua pihak utk merumuskan sebuah konsep yg dapat menjamin rasa keadilan bagi semua pihak utamanya para pemilik lahan, masyrkt umum sbg penerima dampak dan para pengusaha lokal. Knp barang ini ribut (terlepas dari soal hukum) ya karna ada bbrp oknum yg tiba2 membuat kesepakatan dgn PT. Ceria secara sepihak..

        24 Januari pukul 20:35 melalui seluler
      • Rachmat Ardiansyahmnrut penialaian sy om, sbnarnya dsni PT. Ceria aman2 sj, krn sdah dpt legitimasi hukum dr pemerintah setempat, jd mslah adlh WIUP itu yg dprmslahkan oleh pusat, nah,, PT Ceria mnganngap law pemerintah kab.kolaka mzh mensupport proyek itu ttp jalan sj, gk jd msalah…,, lalu kemudian wallahu a’lam law memang maslah WIUP ini benar, artinya pemerinth kolaka bersalah, berarti ad permainan lg di internal pemerintah kab.kolaka,dlm hal ini yg mndpt tnggug jwb besar ad bupati kolaka Buhari matta, bisa2 dia akan terjerat tindak pidana korupsi lg, dan tntu akan dhukum sesuai dg UU yg berlaku,,,tpppppppppppppppppp ada tapiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiinya lg,,, sy mzih brfikir liarr,, dlm kasus ini ad intrik POLITIK DIDALAMNYA.. hmm maklumlahhh,,, tdk lama lg PILGUB, tp sy msh berhusnu dzon smpe detik ini,,,,mdah2an itu hanya fiukiran liar aja,,gak lebihh,,, *

        25 Januari pukul 1:24
      • Ihwan KadirPasti ada kaitanx dgn politik..pilgub! Tapi itu urusan para politisi..urusan sy adlh menjaga keluarga dan anak cucu sy dari upaya pembodohan pihak manapun..insya Allah dalam waktu yg tdk lama lagi akan terkuak siapa sebenarnya yg ‘tengkulak’…..(uang kadangkala membuat org jadi bodoh)

        25 Januari pukul 1:40 melalui seluler
  • Kepala Desa Ponre Waru : “Kami tidak inginkan block Lapao-pao nasibnya sama seperti Pomalaa. Sudah puluhan tahun tanahnya diambil dan dijual tapi tidak ada apa-apanya di sana, justru hanya dinikmati segelintir orang dan tidak dinikmati semua masyarakat,” Awaluddin Paseng Senin (23/1). selengkapnya

    http://sindikasi.inilah.com/read/detail/1822056/block-lapao-pao-jangan-seperti-tambang-di-pomalaa

    sindikasi.inilah.com

    Masyarakat di block Lapao-pao, khususnya Desa Ponre Kecamatan Wolo, tidak menginginkan daerah mereka sama seperti pertambangan di Kecamatan Pomalaa.
      • Ihwan Kadir

        Mantap! Justru karena itu beberapa kalangan berteriak lebih dini supaya blok lapaopao tdk sama dgn pomala. Para oknum kepala desa ini yg harus merenung ulang kenapa mesti tergesa2 membuat kesepakatan dimakasar tanpa meminta pendapat dari be…Lihat Selengkapnya
        24 Januari pukul 18:15 melalui seluler
  • mammekkomanikasi mitai tau maccae mabbicara siapa tau nggka narettokki anunna

    24 Januari pukul 17:58

  • Alhamdulillah, Tanah merah (Blok Lapao-pao) telah bangun dari tidur panjangnya dengan dimulainya aktifitas eksplorasi PT. Ceria melalui pintu dukungan masyarakat Ponrewaru. Konsep yang telah disepakati antara PT. Ceria bersama beberapa Kepala Desa dan Lurah, antara lain:
    1. Masyarakat menjamin ‘keamanan’ aktifitas PT. Ceria,
    2. PT. Ceria akan mengirim sampel sebanyak 7 Kapal (400.000 Ton) Ore ke luar negeri,
    3. Pemerintah desa akan menerima bantuan dana masing-masing 2 milyar untuk 4 desa 2 keluarahan plus 2 milyar untuk pemerintah kecamatan (Total 14 milyar) per tahun sampai pada tahun 2014,
    4. Masyarakat/pemilik lahan akan diberikan dana kompensasi setelah pabrik berdiri pada tahun 2015, masing 10 milyar untuk 4 desa dan 2 keluarahan .

    Pertanyaannya: Sudah seimbangkah antara nilai tambah yang akan diperoleh oleh masyarakat dengan resiko ancaman lingkungan, budaya/gaya hidup, dan keamanan yang mau tak mau adalah konsekwensi yang harus diterima oleh masyarakat? Mohon tanggapan teman2 semua. Terima kasih.

    • 3 orang menyukai ini.
      • Rachmat Ardiansyahsolidaritas kekeluargaan mgkn itu yg tpat untuk mngmbarkan konteks masyarakat ponre skrg ini,, konsensus dah final…..yg melawan brrti mlwan kputsan konsensus??????,,,,

        23 Januari pukul 7:44
      • Ihwan Kadirardi: sepanjang konsensus itu tetap tunduk pada nilai2 Ilahiah (ideologi), maka sy akan ikut didalamnya. Tetapi jika konsensus itu semata-mata tunduk pada suara mayoritas ala demokrasi, maka sampai kapanpun insya Allah akan sy tolak.

        24 Januari pukul 4:08 melalui seluler
  • usahakan disetiap perkataan adalah sesuai dengan porsi yg keliatan….

    22 Januari pukul 7:22

  • Almarhum P. Paseng sewaktu masih sebagai prajurit !!

  • Mus Maenk Edogawa menambahkan foto ke 21 Januari 2012.
    • 2 orang menyukai ini.
      • Chano Xan Ambonexpantesan temanQ bilang bahwa sultra skrg mnjadi t4 sindrom org kaya baru diakibatkn bnyak lahan masyarakat yg di olah mnjadi hasil tambang. smoga rezeki yg di peroleh dpt di mamfaatkn ke jalan yg benar sbb stiap rezeki yg datang secara cepat tdk slamax dpt mnsejahtrakan qt & anak ,cucu perlu menejemen yg tepat.

        20 Januari pukul 20:15 melalui seluler
      • Mus Maenk Edogawamkx itu adalah tggung jawab yg besar,,,,,, jgn smpei smua itu malah menjadi awal kehancran,,,, dsebabkan kelalaian dan terlena dgn perangkap syethan,,,,

        20 Januari pukul 21:31
  • bila darh dan tulang bisa merah dan putih, bili bendera kita merah dan putih tapi kenapa giginya kuning???

    19 Januari pukul 21:45

      • Rachmat Ardiansyahdoa dan amal/kerja/usah dlm islam laksana dua sisi mata uang.titik !!!

        20 Januari pukul 9:38
      • Ikar Lampa’eoohh tida bissa… Analisa dulu Asma Allah yg maha segalanya..

        20 Januari pukul 9:40
  • Ini menambah wawasan swjarah tentang PONRE atw mengaupdate info2 terkini yg sedang hangat. kunjungi web ini . click here ….

    https://ponrewaru.wordpress.com/

    ponrewaru.wordpress.com

    Saturasa.satufikiran.satuaturan.
  • Assalamu Alaikum Warahmatullahi wabarakatuh… untuk PELAJAR dan Mahasiswa Ponre… Ikatan Ini sudah diresmikan blum…??

    19 Januari pukul 3:27

    • 2 orang menyukai ini.
      • Afdal El BahryKAYAKNYA BELUM

        19 Januari pukul 4:25
      • Rachmat Ardiansyahblum baru skedar trigger (pemantik) sja, dan sy ras itu gk jd maslah. yg pntg bgmn qt bersatu dl,, krn law tdk sprti itu nihil qt mw bwt organisasinya law massanya tdk ad.. untuk lbh lanjut terkait peresmian atwpun musyawarah besar, dll,, itu kami serahkan ke peserta sidang, ehhh kpd yg berangkutan yg lbh berhak dan pantas.

        20 Januari pukul 8:59
  • Z malu2 sedding bela msuk di akun ni.Al,y z bkan anak plajar a/ mahasiswa mlainkan s’orang pnggangguran.hehehe
  • Lestarikan Budaya BUGIZ PONRE WARU..!!! Yaitu: Mabuk Mabukan & Anarkis Di Luar Desa.. ok.. KauLa Muda..? Tuhan Yesus Memberkati KaLian…
      • Mus Maenk Edogawatabe numpank komen,,,,,,, suatu prilaku bisa dkatakan budaya karna didalamx terdpat unsur NILAI, MORAL, PRILAKU yang didasari oleh NORMA DAN ETIKA,,,

        20 Januari pukul 5:51
      • Rachmat Ardiansyahwaahhh,, sangat sngat tdk spendapat dg swdara, napa anda ktkan hal demikian itu adlh budaya bugis, tdk benar.. mana pakai kta2 thannya kristen lg,, hati2 lo bisa2 jd syirik nnt,,

        20 Januari pukul 8:23
  • Alhamdulillah,, akhirnya grup ini mndpt rspon yg positf,..

    Sembari mengingatkan skali grup ini di peruntukkan bg anak2 putra/putri desa Ponre waru yg berada di seluruh tanah rantau maupun yg tetap tggal brjuang ditanah ponre sendiri, baik itu yg sdah sdah tamat/lulus dbangku sekolah/perguruan tinggi. intinya tdk terbats hrus putra/putri ponre asli, asalkan sudah pernah minum air tanah ponre walau itu segelas… (Untuk umum yg penting membawa semngat komitmen keponre-an yg positif)..

    19 Januari pukul 7:18

      • Ahsin Saleh K-Linkyg benar aja seniorrrrrrrrrr…:)

        19 Januari pukul 7:20
      • Rachmat Ardiansyahiyyya begitu ji seniorrr,,ad masukan,,,cuma gak lebay2 aj itu dikitjii,, gpp,, heheh

        19 Januari pukul 7:2
mammekkomanikasi mitai tau maccae mabbicara siapa tau nggka narettokki anunna

24 Januari pukul 17:58

Alhamdulillah, Tanah merah (Blok Lapao-pao) telah bangun dari tidur panjangnya dengan dimulainya aktifitas eksplorasi PT. Ceria melalui pintu dukungan masyarakat Ponrewaru. Konsep yang telah disepakati antara PT. Ceria bersama beberapa Kepala Desa dan Lurah, antara lain:
1. Masyarakat menjamin ‘keamanan’ aktifitas PT. Ceria,
2. PT. Ceria akan mengirim sampel sebanyak 7 Kapal (400.000 Ton) Ore ke luar negeri,
3. Pemerintah desa akan menerima bantuan dana masing-masing 2 milyar untuk 4 desa 2 keluarahan plus 2 milyar untuk pemerintah kecamatan (Total 14 milyar) per tahun sampai pada tahun 2014,
4. Masyarakat/pemilik lahan akan diberikan dana kompensasi setelah pabrik berdiri pada tahun 2015, masing 10 milyar untuk 4 desa dan 2 keluarahan .

Pertanyaannya: Sudah seimbangkah antara nilai tambah yang akan diperoleh oleh masyarakat dengan resiko ancaman lingkungan, budaya/gaya hidup, dan keamanan yang mau tak mau adalah konsekwensi yang harus diterima oleh masyarakat? Mohon tanggapan teman2 semua. Terima kasih.

  • 3 orang menyukai ini.
    • Rachmat Ardiansyahwahh,,, ini juga memang mrpkn mslh pelik om, sbuah twran yg mnggiurkan,namun jika qt mlhat k dpan, btuuul ini bisa sj jd preseden bg lingkungan qt (ponre,dll). sbnrnya sy jg blm mempelajari lbh jauh trkait proyek bsar ini, nmun bg saya hnya bisa menilai dr bukti2 empiris yang ad saja. apkh d daerah2 lain telah ad smcam proyek sbesar ini kmudian qt bz mlhat ap benar ada dampak negatif yang besar yg dtimbulkan olehnya, dan sberapa bsar dampak itu bz mengganggu/mmengancam keamanan dan khdupan bermasyarakat,???,qt yakin dan sadar bhwa mw tdk mw dampak itu psti akan ad,,,

      16 Januari pukul 15:49
    • Rachmat Ardiansyahbtw,, ni di lap mana yh ponre ato lapaopao?

      16 Januari pukul 16:53
    • Ihwan Kadir Sebagai orang yang tidak bodoh, saya tidak ingin berkomentar lebih jauh, karena 50% saja kecerdasan saya yang saya gunakan untuk mengkaji konsep diatas, orang sekampung sudah heboh, apa lagi kalau samapai 75%…..hehehehe…bercanda, nak…
      Btw, Gedung yang nampak dibelakang itu adalah bekas sekolah saya……

      16 Januari pukul 21:07
    • Rachmat Ardiansyahhehehe…. pantas bapakku blng masyarkat ponre smpat gempar coz tuk pertama kali ad helikopter landing d lapangan ponre..ckckck *sesuatuu

      16 Januari pukul 22:59
    • Khaerani Karimuddinaweee engkatu pale bettaka kasi landing helikopterq dlapanganx ponre… hehehe

      17 Januari pukul 3:14 melalui seluler
    • Muchtar Mnaimsuatu kemajuaan ,, ,, apa apa diponre uda maju ,

      17 Januari pukul 3:18
    • Syarif Akbar Whija Ponrekita liat aj dampak negatipx nannt kedepan ….. tanaman ga bs subur lg air bersih susah …. trs sungai2 tercemar ……

      17 Januari pukul 3:48
    • Muchtar Mnaim‎+-

      17 Januari pukul 4:03
    • Ihwan Kadirdisini bukan soal soal setuju atau tdk, menerima atau menolak, tapi bgm agar masykt mendapatkan bayaran mahal atas resiko besar yg akn diterima..kita tdk boleh seperti anak kecil yg langsung nurut aja ketika dikasi permen..konsepx itu yg harus diramu berdasarkan selera murni masyrkt, bukan sekadar memenuhi selera pemerintah. Blok lapaopao ini adalh kolam emas yg telah dan terus di intai oleh para ‘pemancing’ kakap..masyrkt jgn mau jadi ikan, jadilah jg sebg pemancing atau paling tdk penikmat ikan..2 milyar per 365 hari utk 2000 jiwa masykt ponre, itu tdk cukup buat beli deterjen utk membersihkan debu motor, kaca dan lantai rmh kita …hehehe…tabe’ di…

      17 Januari pukul 18:17 melalui seluler
    • Syarif Akbar Whija Ponremudah2n kecemburuan sosial tdk terjadi ….

      18 Januari pukul 4:17
    • Muchtar Mnaimiyana tuu

      18 Januari pukul 4:19
    • Mus Maenk Edogawajgn smpe smua itu menjdi ajang komplik,,,,, dan terjdi ksenjgn sosial,,,,,,

      20 Januari pukul 5:54
    • Ihwan Kadirbiar tdk terjadi kesenjangan sosial maka hak konfensasi masyrkt penerima dampak harus diutamakan, dan layak. Kedua, hak pemilik lahan jelas harus ada porsi tersendiri. Terakhir baru hak desa, dlm hal ini aturanx sdh jelas dlm kepmen mengenai CSR…(rawan konflik kalau urutannya dibalik)

      20 Januari pukul 6:11 melalui seluler
    • Mus Maenk EdogawaMDAH2N smua itu terlaksana,,,,,,, jgn smpe itu cman skdr konsep belaka,,,,, dan hax menjdi janji manis yg terpenjara dalm politik etis,,,,,,,

      20 Januari pukul 6:45
    • Rachmat Ardiansyahalhamdulillah sy bru dt info2 dr beberapa sumber yg terpercaya insya Allah,,, berbicara maslah korporasi pasti sngat identik dg kata cooperation (kerjasama), nah dlm konteks blok lapao pao ini, sy mndengar ktanya sblum adnya pengeloloaan lbh lnjut ktanya hrus diuji untuk pembuktian, yg sy dngar untuk sample itu katnya smpai 7 kapal, yg itu dkirim kluar negeri,,pa benar dmkian yh?? nah sy maksud dsni,,pihak desa yg besangkutan mnrut sy sbnarnya hrus lbh ketat dan transparan dlm mmngawasi proyek itu, jgn sampe trjd hal yg tdk dinginkn sprti penipuan,dll mgkin langkah yg konkrit yaaah btul butl dlm agreement (kesepakatan) itu hrus tertuang dlm bntuk tulisan (hitam diatas putih) bkan hnya lisan semata, krna ini mnyangkut hukum yg sngat sense…dan juga kalau qt mw mematok nilai nominal uang jgn sungkan2 langsung besar sy rasa lbh bgus… hehehe * idealis vs realis *

      20 Januari pukul 8:54
    • Rachmat Ardiansyahtapi jujur sy masih pesimis dg mega proyek (kata kak azwar) ini.dg brbagai prtimbangan.

      20 Januari pukul 9:21
    • Ihwan Kadirardi: rasio layak tidaknya mega proyek tsb bisa diprediksi kok, coba aja hitung kira2 brp deposit ore pada tanah 4000 ha dikali dgn hrg pasaran ore/ton lalu bandingkan dgn investasi yg harus ditanam olh pemodal. Dari sisi itu sy jg sdh sangsi, blm lagi rentang 2012-2014 yg msh sangat mungkin terjadi perubahan konstalasi politik baik lokal, regional, maupun nasional dimana inflikasix akn sangat berpengaruh pada kebijakan publik termasuk soal tambang. Justru itu sy mengkritisi konsep diatas. 10 milyar kalau cuma janji, ardi jg bisa kok…

      23 Januari pukul 4:07 melalui seluler
    • Syarif Akbar Whija Ponresy tidak iri dengn blok lapao pao biar tidak dapat racci, racci,na tapi yg saya takutkan epekx kedepan kasian ….sdh banyak bukti contok kcilx aja dsini d banjarmasin …. yg kaya makin kaya yg miskin tambah melarat …….

      23 Januari pukul 4:27
    • Ihwan KadirSyarif : betul itu..dari semua daerah tambang di Indonesia, sepertinya blm ada yang masyrkatx makmur karena tambang. Hanya pengusaha dan penguasa yg menikmati, masyrkt tetap saja jadi korban.

      23 Januari pukul 5:04 melalui seluler
    • Syarif Akbar Whija Ponrebetul itu pak bukanx saya ga setuju atau cemburu kasian kodong nnti kampung kita kl tanah d gali trs pasti sunagaix jd tercemar warga sekitar jg tercemar sm debux …

      23 Januari pukul 5:06
    • Ihwan Kadirdapmpak itu sdh pasti, tapi masyrkt sdh setuju wilayahx dikelola oleh perusahaan tanpa pikir panjang..dan budaya kita kalau ada yg mencoba kritis maka justru akn dianggap sbg musuh bersama..agak aneh juga kampung tercinta ini. Hehehe

      23 Januari pukul 5:20 melalui seluler
    • Rachmat Ardiansyahsolidaritas kekeluargaan mgkn itu yg tpat untuk mngmbarkan konteks masyarakat ponre skrg ini,, konsensus dah final…..yg melawan brrti mlwan kputsan konsensus??????,,,,

      23 Januari pukul 7:44
    • Ihwan Kadirardi: sepanjang konsensus itu tetap tunduk pada nilai2 Ilahiah (ideologi), maka sy akan ikut didalamnya. Tetapi jika konsensus itu semata-mata tunduk pada suara mayoritas ala demokrasi, maka sampai kapanpun insya Allah akan sy tolak.

      24 Januari pukul 4:08 melalui seluler

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s