PERUSDA DI SOMASI KNPI

Perusda Menyerah Pada TRK
Written by Admin
Tuesday, 13 March 2012 – Hits : 0
KENDARINEWS.COM – Kolaka, Apa sebenarnya PT Tambang Rejeki Kolaka itu. Dengan mudahnya perusahaan pertambangan yang dikuasai ketua DPC PPP Kolaka ini mengolah lahan Perusda. Padahal, legalitas formal lahan tersebut merupakan milik Perusda. Bisa dikatakan TRK menyerobot lahan yang bukan haknya. Masalahnya jadi kompleks, karena Perusda tidak berkutik menghadapi terjangan TRK itu. Bahkan mungkin, Perusda tidak mau ambil pusing. Buktinya, TRK terus menambang, Perusda yang kena getahnya. Bahkan Organisasi Kepemudaan, KNPI Kolaka sampai mensomasi Perusda karena dianggap tidak becus mengelola IUPnya.

Somasi tersebut mau tidak mau, diakui oleh Perusda sendiri. Kabag Humas Perusda, Haning Abdullah, mengatakan apa yang terjadi di Perusda saat ini memang sudah sangat kompleks. Mulai dari setoran PAD perusahaan JO yang tertunggak, adanya PT. Tambang Rejeki Kolaka (TRK) yang menambang secara ilegal di lahan IUP Perusda, keterlibatan oknum TNI yang mengintimidasi, hingga persoalan-persoalan lainnya yang membuat Perusda terseok-seok.

“Wajar saja kalau organisasi seperti KNPI atau LSM dan lainnya menyoroti Perusda. Karena memang ini merupakan perusahaan daerah. Milik masyarakat Kolaka,” kata Haning.

Mengenai persoalan TRK, Haning mengungkapkan bahwa hal itu sudah masuk ranah hukum. Bahkan mengenai legalitas kontrak Perusda dengan TRK pernah ditangani oleh Polres Kolaka. Namun Polres angkat tangan soal hal itu, karena persoalannya menyangkut kasus perdata. Sehingga hanya pengadilan tinggi yang mampu menyelesaikannya.

Karenanya, Haning mengatakan dalam waktu dekat akan menyurati PT. TRK untuk menghentikan aktivitasnya dan membayar kewajibannya ke Perusda yang selama ini tidak pernah disetorkan. Bahkan diketahui banyak ore dari wilayah IUP Perusda yang diekspor oleh TRK, dengan menggunakan dokumen IUPnya tanpa dilaporkan ke Perusda. Akibatnya, tidak diketahui berapa banyaknya dan berapa pula kewajiban yang harus disetorkannya.

“Ini juga salahnya surveyor. Kemungkinan ada permainannya juga. Dia tidak periksa ore yang dikapalkan TRK yang kadang join cargo, tidak dia periksa asalnya dari mana,” kesal Haning.

Parahnya, saat ini pihak Perusda tidak berdaya menghadapi TRK. Sebab, disinyalir apa yang dilakukan TRK mempunyai tujuan tertentu yang berkaitan dengan bekingannya ataupun hubungan politik. Lebih lanjut Haning mengungkapkan, berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan divisi tambang Perusda, terungkap bahwa banyak ore yang kini berada di Jetti SSB, DRI dan lainnya, berasal dari wilayah IUP Perusda. Sehingga kini menjadi pantauan rutin Perusda. “Kita minta supaya perusahaan yang mengekspor ore dari lahan IUP Perusda itu disetorkan kewajibannya. Kalau tidak kita akan kasus hukumkan. Saat ini kita masih beri toleransi, tapi itu ada batas waktunya,” ujar Haning kemarin (12/3).

Persoalan yang ada di tubuh Perusda saat ini kata Haning, bukan kesalahan manajemen saat ini. Tetapi kesalahan dari periode-periode sebelumnya. Yang mana banyak di keluarkan SPK tidak jelas dan adanya keterlibatan oknum orang dalam Perusda sendiri. Sehingga menambah rumit kondisi saat ini. “Kalau persoalan TRK, lain lagi masalahnya. Ini persoalan hukum,” katanya.(KENDARI POS)

 

Perusda Berikan Apreseasi Atas Somasi KNPI

Oleh: Media Sultra
Kamis, 15 Maret 2012, 02:30 WIB

INILAH.COM, Kolaka – Perusahaan Daerah (Perusda) Aneka Usaha Kolaka memberikan apreseasi atas surat somasi yang dibuat DPK KNPI Kolaka, terkait pengelolaan tambang di Izin Usaha Pertambangan (IUP) Perusda.

“Kami tidak memungkiri adanya kejadian sebagaimana somasi KNPI dan itu menjadi permasalahan selama ini,”kata Kabag Humas Perusda Aneka Usaha, Haning Abdullah, Rabu (14/3).

Haning menegaskan, sampai saat ini belum ada MoU antara Perusda dan TRK. Perusda juga tegas menyurati TRK dengan nomor 046/PD-AU/III/2012, perihal penambangan, pengangkutan dan penjualan ore dari areal IUP Perusda, tertanggal 5 Maret 2012 yang ditandatangani Plt Dirut Perusda, Yan Iswan B.M.Sc dan diketahui ketua Badan Pengawas Perusda, Syarifuddin Lappase.

“Tidak benar pada IUP Perusda terjadi monopoli kegiatan penambangan dengan cara memberlakukan kemitraan atau JO tunggal,”kata Haning.

Dalam surat Perusda ditujukan ke Dirut TRK menyatakan, apabila TRK ingin melakukan kemitraan dengan Perusda maka harus memenuhi syarat-syarat yakni pertama, membuat MoU dengan Perusda untuk menentukan hak dan kewajibannya, kedua melaporkan jumlah ore yang diproduksi dan telah dijual/dikapalkan dari lahan Perusda.

Ketiga membayar segala kewajiban sehubungan pelaksanaan pertambangan dan penjualan ore dari lahan Perusda, serta keempat tidak lagi melakukan penjualan/ekspor ore milik Perusda dengan menggunakan dokumen TRK. Perusda menegaskan jika tidak memenuhi ketentuan tersebut, maka diperingatkan kepada Pimpinan TRK agar segera menghentikan segala aktivitas penambangan, pengangkutan ore serta pengapalan/penjualan ore yang diproduksi secara ilegal diatas IUP Perusda.

Haning juga membantah tuntutan KNPI yang mengharapkan Perusda tidak melibatkan oknum TNI dari areal pertambangan karena dikwatirkan terjadi penyalagunaan tupoksi dan merusak citra TNI sebagai aparat pertahanan negara yang profesional. Menurutnya, sampai saat ini Perusda tidak pernah meminta pengamanan dari TNI karena itu bukan ranahnya dan TNI bertugas dalam hal pertahanan negara.

Begitupun terkait pernyataan KNPI bahwa Perusda mendapat USD 9/MT pada JO nya Haning mengungkapkan bahwa itu tidak benar. Yang benar adalah Perusda hanya mendapat USD 7,2/MT, didalamnya sudah masuk royalty, Jaminan reklamasi, CSR dan maintennes. Dari USD 7,2 terdapat 4 dollar yang dibagi 70 persen masuk PAD dan sisanya 30 persen adalah dana operasional Perusda termasuk dana cadangan.

“Sehingga jika ada yang menjual ore tanpa persetujuan Perusda, berarti Perusda dirugikan 4 dollar/Metrik ton, termasuk jaminan reklamasi dan CSR. Kalau ada 9 dollar sebagaimana dikatakan ketua KNPI, berarti itu JO yang men JO kan lagi dan bukan dari Perusda,”ungkap Haning.[dit]

One thought on “PERUSDA DI SOMASI KNPI

  1. sblumnya sy sangat apresiasi kpd kwan kawan yg berkecimpung di KNPI kab kolaka!!!!Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) merupakan organisasi mitra pemerintah yang tidak pernah memiliki sejarah untuk melawan pemeritah. menurut klu say bisa koreksi yah??? kata2 mitra pemerinta di ubah menjadi mitra rakyat,, krna ntara rakyat n pemerintah thu sanga berbeda,, satu lagi antara korporat sama birokrat tuh sama saja, sam2 penghisap!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s