Pertemuan Warga Lapao-pao dengan Pansus Diwarnai Keributan

Pertemuan Warga Lapao-pao dengan Pansus Diwarnai Keributan
Written by Admin
Friday, 24 February 2012

KENDARINEWS.COM (Kolaka) – Tinjauan Lapangan yang dilakukan anggota pansus blok Lapao-pao kemarin (23/2), diwarnai keributan. Pasalnya, saat pansus mendengarkan aspirasi masyarakat yang hadir, tiba-tiba Lurah Wolo muncul di tengah-tengah forum dan mengusir warga yang dianggapnya orang luar.
“Kenapa yang hadir ini kebanyakan orang luar. Kami disini baik-baik saja, apakah kalian mau mengusik ketenangan kami disini,” teriak Lurah Wolo, Ikraruddin Ismail dan istrinya pada warga yang bukan berasal dari Kelurahan yang dipimpinnya itu.

Pertemuan yang berlangsung di aula Kelurahan Wolo itu pun jadi gaduh. Beberapa warga yang merasa disinggung oleh Ikraruddin keluar aula dan melakukan protes. Mereka merasa diabaikan oleh lurah Wolo. Padahal, pertemuan tersebut untuk mendengarkan aspirasi masyarakat yang berada di blok Lapao-pao. Bukan hanya di Kelurahan Wolo.

Pertemuan tersebut awalnya berjalan kondusif. Dengan mendengarkan aspirasi dari masyarakat yang pro dan kontra. “Kedatangan kami disini hanya untuk menyerap aspirasi dari masyarakat yang berada di blok Lapao-pao ini. Semuanya akan kami tampung untuk digodok ulang agar dapat menghasilkan kesimpulan untuk rekomendasi pansus nantinya,” kata Ketua Pansus, Taufik saat membuka pertemuan.

Namun, dalam perjalanannya, saat Kepala Desa Ponre, Awaluddin menyampaikan aspirasinya pada pansus, kebanyakan warga yang hadir memprotesnya. Sehingga suasana menjadi panas dan gaduh. Ditambah lagi kedatangan Lurah Wolo yang kemudian menambah keruh suasana. Akibatnya adu mulut pun terjadi. Beruntung Camat Wolo bersama Kapolsek berhasil menenangkan massa. Dengan terlebih dahulu mengamankan Lurah Wolo.

Setelah itu, pertemuan tersebut dilanjutkan. Meskipun suasananya masih memanas, namun lebih kondusif. Semua yang memiliki uneg-uneg, disampaikan pada anggota pansus yang hadir. Sehingga terungkap semua apa yang menjadi keinginan masyarakat disana.

Pansus pun berjanji, sebelum masa kerja mereka berakhir pada 26 Februari nanti, persoalan di Blok Lapao-pao sudah jelas. “Kita sudah dapatkan aspirasi mereka, tinggal bagaimana uang yang masih mengawang-awang dipikirannya kita itu menjadi nyata,” ujar Rusman, sekretaris pansus pada warga.(RADAR KOLAKA)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s